SUARASULUT.COM, MANADO— Harapan masyarakat Sulawesi Utara untuk mencari pemimpin semakin terang. Tentu sebagai anak bangsa pemelik kedaulatan, mempunyai hak untuk menentukan sikap pemimpin yang dipilihnya. Seperti yang dikatakan Sofian alias Papar. Dengan menggunakan baju putih bertuliskan “GANTI OLI DENGAN TOP 1″. Menurutnya, untuk menyelamatkan Sulut, dibutuhkan perubahan.” ujar Papar, berada ketika bersua di Rumah Kopi K8, Senin 05 Oktober 2020.
Menurut Papar, demokrasi yang baik dan benar memang merupakan jalan paling ideal untuk melahirkan perubahan. “Di mana-mana kita merasakan bahwa rakyat Sulut minta perubahan. Rakyat Sulut menuntut perubahan. Rakyat Sulut tidak mau dibohongi lagi,” kata Papar dengan semangat berapi-api.
Sementara itu, Calon Gubernur Sulut nomor urut 1, Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mengungkapkan bahwa kekuatan dirinya bukan saat dipuji, namun benturan, cacian, dan hinaan datang bertubi. “Fitnah yang mematangkan hati lebih baik dari pada pujian yang membuat bangga diri. Dan untuk mendapatkan apa yang kamu suka, pertama kamu harus sabar dengan apa yang kamu benci,” tukas pasangan dari Sehan Salim Landjar (SSL) ini.
Perlu diketahui, pasangan CEP-SEHAN diusung partai Gokar, PAN, dan Demokrat, maju di Pilgub Sulut 2020. (Sandy)





