SEPUTARSULUTNEWS,MINSEL-Perjalanan hidup seseorang memang sulit ditebak. Tetapi yang jelas, Tuhan memiliki rencana indah untuk perjalanan hidup setiap anak manusia yang diciptakan-Nya. Ini pula yang terjadi dengan perjalanan hidup anak Petani asal Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Dialah Franky Donny Wongkar SH atau biasa disapa FDW. Mari kita kenal lebih dekat FDW Anak Petani, Sosok Calon Bupati Minsel.
Dari rekam jejak positif tersebut, siapa sangka FDW hanyalah anak seorang petani. Sang ayah, Almarhum Lexi Wongkar, adalah petani utun asal Kelurahan Kawangkoan Bawah.
FDW, ya, begitulah sapaan akrabnya. Baik ditempat kelahiran maupun ditempat domisili kini. Nama panggilan tersebut juga lumayan familiar dikalangan petani dan masyarakat pada umumnya.
Pantas saja, walau mengabdi untuk negeri dan ditugaskan keliling daerah di Minsel, FDW selalu punya waktu untuk kampung halaman. Menyambang orang tua, bertemu teman, sahabat, bahkan bernostalgia dengan dunia pertanian dan peternakan, yang memang sudah akrab dia lakoni sejak masih usia anak – anak.
Pria kelahiran Amurang 01 Februari 1966 ini bercerita, kalangan petani, aktivis, relawan dan sejumlah komunitas serta masyarakat Minsel pada umumnya mendorongnya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Minsel 2020.
“Ketika saya minta izin pada ibu saya, istri dan keluarga, mereka langsung mengizinkan,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam ibadah Minggu di Gereja GPDI Pakuure Satu pada Minggu (27/9/2020).
Dukungan kaum petani dan masyarakat, tidak datang begitu saja. Jebolan S1 Fakultas Hukum Unsrat Manado ini Setelah lulus SMA, FDW ke kota Manado dan meneruskan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan berhasil mendapatkan gelar sarjana.
FDW memiliki berbagai pengalaman organisasi diantaranya sebagai Direktur YLBH-LBH Manado tiga periode mulai dari tahun 1996-2020, Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Sulut yang memenangkan gugatan ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua DPD Ikadin Manado, Wakil Ketua DPC PDI-P Minsel, Anggota DPRD Sulut 3 Periode (2004-2015), Ketua Dewan Daerah WALHI Sulut, Sekretaris DPD PDI-P Sulut 4 Periode sejak 2005-hingga sekarang, dan saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Minsel periode 2016-2021.
Dia pun juga dekat dengan komunitas petani, nelayan dan penebas di Minsel. Termasuk intim dengan komunitas masyarakat Minsel yang berkiprah di luar daerah.
“Dari dorongan tersebut, saya makin mantap untuk mengabdikan diri saya,” cetus suami dari anggota DPRD Minsel Elsje R Sumual ini.
Arus dukungan yang terus mengalir dari kalangan “Wong Cilik” pada FDW, bukan tanpa dasar. Selain dianggap memiliki kemampuan finansial dan jaringan, pengalaman dibidang pemerintahan dan Politik yang dimiliki juga cukup membanggakan.

“Dari pengalaman itu, saya banyak memahami karakteristik sistem pemerintahan,” ungkapnya.
Dengan pengalaman dalam menangani kemiskinan, penanganan infrastuktur serta masalah sosial, kemampuan finansial dan kredibilitas, FDW dianggap mampu bersaing dalam kontestasi Pilbup Minsel 2020. Dia pun dinilai layak mengemban amanah untuk menjadikan Minsel menuju perubahan yang lebih baik lagi.
Sebetulnya motivasi saya, hanya ingin jadi manusia berguna. Jadilah terang bagi sesama. Saya sekolah sampai selesai, juga karena perintah Konstitusi. Saya ingin cerdaskan kehidupan bangsa, maka saya harus cerdas. Jadi saya berangkat dari kampung dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau mau cerdaskan orang, maka cerdaskan dulu diri sendiri,” pungkas FDW yang kini ingin membangun Minsel dengan mencalonkan diri bertarung merebut kursi Bupati Minsel berpasangan dengan Cawabup Pdt Petra Yani Rembang (PYR) dalam Pilkada Minsel tahun 2020.
Dalam ibadah Minggu di GPDI Pakuure Satu Kecamatan Tenga, FDW-PYR juga didikan oleh Para Gembala dan jemaat yang hadir.(David Masengi)





