SUARASULUT.COM,BOLTIM– Setelah merampungkan penyaluran sembako tahap satu, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, di bawah langsung kendali Bupati Sehan Landjar, bergerak cepat.
Dan bukti komitmen Eyang sapaan akrab orang nomor satu di Boltim itu, bahan pokok tahap dua berupa beras, minyak goreng, gula pasir, ikan kaleng, sudah tiba di gudang penyimpanan sejak Selasa (9/06/2020), di Balai Pertemuan Umum (BPU), Tutuyan Induk.

Pantauan wartawan Suarasulut.com, Rabu (10/6/2020), masih dua truck minyak goreng serta satu kontainer beras sedang diturunkan dan dimasukkan dalam Balai Pertemuan Umum, menjadi gudang sementara penyimpanan sembako bagi warga terdampak pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kisman Mamonto beserta jajaran DKP turut membantu dan mengawasi masukknya Bapok kedalam gudang.
Pun, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, SH, mengawasi langsung Bapok sebelum disalurkan ke warga masyarakat Boltim.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Boltim, Kisman Mamonto mengatakan, penyaluran sembako untuk tahap kedua akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Untuk penyaluran Bapok dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) tergantung dari data di masukkan pihak Desa. Muda-Mudahan minggu ini sudah di salurkan pada masyarakat,” aku Kisman.
Lanjut Mamonto, sejauh ini sebagian besar Desa-Desa sudah memasukkan data penerima, namum ada juga Desa-Desa masih memperbaiki data. “Kami menunggu finalisasi data dari semua desa baru Bapok segera disalurkan serentak,“ jelasnya.
Selanjutnya dikatakan, saat ini Bapok sudah ready, beras 40 ton, 600 karton minyak goreng setara 7.200 liter, gula pasir 7,5 ton dan ikan kaleng akan segera tiba.
Bupati Sehan Landjar, menegaskan, bantuan sosial ini agak berbeda dengan tahapan pertama.
“Tahapan ke dua ini, penerima BLT, BST serta PKH tidak akan menerima. Sedangkan para pensiunan ASN, TNI, Polri dan anggota BPD akan menerima masing-masing 10 Kg beras, 1 Kg gula, 1 Liter minyak goreng dan 5 Ikan kaleng,” ucapnya.
Bupati menambahkan, penyaluran tahap dua nanti tetap akan diawasi TNI/Polri bersama masyarakat.(yudi)





