SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Bertambahnya kasus pasien yang terjangkit virus Corona di Indonesia serta dinyatakannya Manado sebagai transmisi lokal Covid-19 membuat Komandan Lanal Danlanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T., M.Tr. Hanla selaku salah satu pimpinan Forkopimda di Kabupaten Talaud untuk mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Daerah dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit tersebut, agar jangan sampai masuk di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Danlanal menyampaikan, “Salah satu bentuk dukungan terhadap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Talaud yang diketuai oleh Bupati Kepulauan Talaud adalah dengan dengan meningkatkan dukungan perkuatan dari Lanal Melonguane, yaitu dengan penambahan Tim Laut SFQR (Second Fleet Quick Response) Lanal Melonguane untuk melakukan pengamanan dan penyekatan di laut terhadap oknum pelaku perjalanan yang terindikasi tidak mematuhi ketentuan dan prosedur serta berusaha menghindari pemeriksaan di pelabuhan dengan cara menyeberang menggunakan speed boat antar pulau di Kabupaten Kepulauan Talaud dan juga untuk mencegah segala bentuk pelanggaran atau kejahatan di dan melalui laut lainnya, ” kata Danlanal.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Danlanal Melonguane mengerahkan 1 Tim Laut SFQR Lanal Melonguane dengan menggunakan Searider yang mampu bergerak cepat apabila dibutuhkan untuk pengejaran.
Ditambahkanya, peningkatan pengamanan dan pencegatan di laut tersebut nampak pada hari Selasa tanggal 5 Mei 2020 dimana Searider Lanal Melonguane mengawal salah satu kapal penumpang dari Manado sejak dari ujung tanjung Pulau Salibabu hingga kapal tersebut berlabuh, sandar serta bongkar muat penumpang dan barang di Pelabuhan Lirung.
Tidak hanya sampai di situ, pengawalan juga dilakukan saat kapal penumpang tersebut tolak dari Pelabuhan Lirung menuju Pelabuhan Melonguane. Sementara itu, Tim Darat SFQR Lanal Melonguane dengan kendaraan dan berbagai perlengkapan desinfektasi juga bergabung dengan Tim Reaksi Cepat Covid-19 Talaud melaksanakan pemeriksaan kesehatan penumpang, penyemprotan penumpang dan barang serta melaksanakan pengamanan petugas kesehatan yang melaksanakan skrining. Untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Pelabuhan Beo, Danlanal Melonguane juga mengerahkan personel Posal Talaud untuk mendukung Gugus Tugas di tingkat kecamatan,” pungkas dia.
Di sela-sela kesibukan dalam mengerahkan dan mengendalikan jajarannya, Perwira Marinir yang memiliki kualifikasi terjun bebas (free fall), selam dan juga komando hutan tersebut menyampaikan bahwa ia juga selalu memantau perkembangan situasi di tataran regional terutama di laut perbatasan dengan Filipina, nasional maupun daerah, guna mendeteksi segala bentuk ancaman/kerawanan yang mungkin melalui atau masuk ke wilayah kerja Lanal Melonguane yang merupakan wilayah perbatasan paling utara NKRI.
Mengakhiri pernyataannya, Danlanal Melonguane menghimbau agar masyarakat maupun penyedia jasa angkutan laut agar mematuhi peraturan hukum yang berlaku serta melaksanakan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19 di Bumi Porodisa yang sama-sama kita cintai ini.(oke)





