Perhatikan dan Jelas, Ini Alasan Pemprov Siapkan Ilo-Ilo Lokasi Penguburan Jenazah Covid 19

oleh -489 Dilihat
Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen.

SUARASULUT.COM,MANADO– Keputusan Pemprov Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), menjadikan tanah Pemprov di Desa Ilo Ilo Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, harusnya mendapat apresiasi dari Kabupaten dan Kota di Daerah Nyiur Melambai, bukan arus penolakan seperti berkembang belakangan ini.

Pasalnya keputusan ini bukan tiba saat tiba akal, tetapi telah melalui kajian dan berbagai terobosan dilakukan Pemprov.

Dimana Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey telah melayangkan surat ke Kabupaten dan Kota, terkait permintaan kepada Kabupaten dan Kota, untuk menyiapkan lahan perkuburan bagi korban Covid 19.

Namun niat baik dari Pemprov ini, ternyata hingga kini belum mendapat jawaban dari Kabupaten dan Kota.”Pemprov atas nama Gubernur telah mengirim surat ke Kabupaten dan Kota, untuk permintaan penyiapan lahan penguburan bagi jenazah covid 19. Namun surat dari Pemprov tak kunjung di balas,” aku Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen, kepada wartawan di lobi kantor Pemprov, Kamis (30/04/2020) sore.

Atas belum adanya renspon dari Kabupaten dan Kota, Pemprov harus berfikir jauh. Apalagi sudah ada beberapa contoh arus penolakan pemakaman jenazah covid 19. Seperti terjadi di Desa Wusa, Minut lalu hingga jenazah harus tertahan beberapa jam baru bisa di makamkan.

“Pemprov berfikir panjang. Seperti analogi sedia payung sebelum hujan, bukan nanti banjir,” tegas Olly beranalogi.

Lebih jauh di katakan jadi lahan Pemprov di Desa Ilo-Ilo ada sekira 100 hektar lima hektar nantinya akan dipersiapkan jadi lokasi penguburan jenazah covid 19 dan ada kurang lebih 23 hektar lagi akan dibagikan ke maayarakat yang telah menduduki lahan Pemprov itu.

Olly mengajak kepada Kabupaten dan Kota karena Covid 19 adalah bencana nasional, marilah saling menopang menyelamatkan warga Sulut, tanpa harus memandang warna dan kepentingan.”Terpenting sekarang selamatkan warga Sulut, kita harus sedia payung sebelum hujan, jangan nanti bajir baru bergerak,” jelas Gubernur Oly berulang kali.(wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.