Medy Lensun Minta Bawaslu Jangan Mengada-Ngada

SUARASULUT.COM,BOLTIM–
Beredarnya foto-foto Oskar Manoppo, yang masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Boltim, dengan partai politik baru-baru ini di respons Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Ketua DPC PDIP Boltim Meddy Lensun saat menghadiri Rakernas PDIP di Jakarta.

Menurut Hariyanto, SE, selaku Pimpinan Bawaslu Boltim, membenarkan pihaknya memanggil Oskar untuk klarifikasi terkait foto-foto yang beredar di Medsos dengan salah satu Ketua Partai.
Lanjut Harianto via telepon selulernya, surat undangan klarifikasi dilayangkan pihaknya, Selasa (14/1/2020).
Lanjutnya, dasar hukum pemanggilan sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aturan Aparatur Sipil Negara, tentang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Dimana ada beberapa larangan bagi ASN untuk tidak terlibat dalam politik praktis, menentang deklarasi yang diusulkan Bakal Calon Bupati atau Wakil Bupati, ASN yang mengunggah serta, menyebarluaskan gambar, atau foto, Balon kepala daerah melalui media sosial, dan PNS mengeluarkan foto bersama calon kepala daerah atau wakil kepala daerah dengan mengambil simbol tangan atau gerakan yang digunakan sebagai bentuk keberpihakan.
Lanjutnya, ada dua puluh lebih pertanyaan Bawaslu pertanyakan kepada ASN tersebut.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Medy Lensun ST, mengatakan kehadiran Oskar Manoppo di Jakarta bukan kapasitas sebagai ‘Balon’ dan dia, tidak memakai atribut parpol, kehadiran Oppo pada waktu itu diluar kegiatan Rakernas, jadi tidak ada yang salah dengan kehadirannya pada waktu itu. “Pemanggilan klarifikasi ini terindikasi Bawaslu Mengada-ngada,” pungkas pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Boltim itu.(yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *