Manado Terus Pancarkan Cahaya Toleransi

SUARASULUT.COM,MANADO–Pemerintah Kota Manado dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado, banyak cara dalam perawat dan memelihara toleransi dan kerukunan di Ibukota Nyiur Melambai ini, selain rutin gelar dialog dan tatap muka, kali ini Pemkot dan FKUB akan menggelar pementasan Seni Budaya Manado dan Papua.
Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH,M.Si, DEA, Sabtu (02/11). Menyampaikan gelar Seni Budaya Manado-Papua, merupakan langkah strategis dalam menjaga dan merawat kerukunan serta toleransi di Kota Manado. Identitas Kota Manado sebagai Rumah Besar keberagaman, suku, agama dan budaya, mempertegas kalau orang-orang yang tinggal di tanah Wenang ini, adalah semua orang Manado.
“Tidak ada orang Papua, Tidak Ada orang Jawa, Tidak ada Orang Sumatera, Tidak ada Orang Kalimantan, Tidak ada Orang Ambon, Tidak ada orang Bali. Yang ada orang Manado, asal Papua, Orang Manado asal Jawa, orang Manado asal Sumatera, Kalimantan, Bali, Ambon dan sebagainya kita hidup dengan toleransi dan kerukunan di Rumah Besar ini,” ujar Walikota.
Ditambahkan, Walikota setelah dua kali mengunjungi Papua beberapa pekan lalu khususnya di Jayapura dalam Program Kerukunan antara Manado dan Papua, dalam mengajak kembali mahasiswa Manado berasal dari Papua yang masih berada di Bumi Cendrawasih agar segera pulang Manado melanjutkan kuliahnya. Sehingga gagasan pagelaran seni budaya Manado-Papua ini muncul dalam merajut tali kasih persaudaran Manado dan Papua.
“ Gelaran Seni Budaya Manado – Papua ini, mendapat respons positif, datang dari para tokoh masyarakat Papua, Pemerintah Provinsi Papua, Polda Papua, Kodam Cendrawasih dan FKUB termasuk FKUB se Kabupaten-Kota Papua,” Kata Walikota kembali.
Sementara itu, Pdt Renata T Ticonuwu,STh, Ketua FKUB Manado yang diberikan kepercayaan oleh Walikota untuk melaksanakan kegiatan itu mengatakan, sebagai langkah awal telah dilaksanakan pertemuan dengan instansi yang dinilai berkompeten dengan kegiatan tersebut. Yakni, Kepala Dinas Pariwisata, Linda Pelealu, Kadis Pemuda dan Olahraga, J. Mamahit dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Daglan Walangitan, disepakati pagelaran nantinya akan melibatkan mahasiswa Manado berasal dari Papua serta Generasi muda Lintas Agama dalam wadah Duta Harmoni FKUB Kota Manado.
“Kegiatan Pagelaran Seni dan Budaya Manado-Papua akan dilaksanakan pada bulan Desember. Awalnya akan diselenggarakan di Manado selanjutnya akan digelarkan di Papua”, ucap Ketua FKUB Kota Manado ini.(wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *