CEP Siap Maju Kembali Sebagai Ketua PG Sulut, Isu Dua Periode Hitungan Keliru

MANADO- Ada segelintir kader Partai Golkar dengan sengaja menyebarkan isu bahwa Christiany Eugenia Paruntu (CEP), sudah tidak bisa maju kembali sebagai ketua DPD Partai Golongan Karya  Sulawesi Utara karena sudah dua periode.

Menanggapi hal tersebut, sekretaris PG Sulut Raski Mokodompit langsung meluruskan isu tersebut. Menurut Raski, upaya sekelompok kader PG Sulut yang mencoba menggunakan aturan partai untuk menggagalkan CEP maju kembali sebagai ketua DPD Sulut hitungannya sangat keliru.

Raski menjelaskan, CEP menjadi ketua PG Sulut semenjak musdalub yang diselenggarakan di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta 23 Oktober 2017, untuk melanjutkan periode kepengurusan pengurus sebelumnya. Kemudian, 25 Februari 2020 menyelenggarakan musda di Manado dan CEP kembali terpilih.

“Dari musdalub di jakarta 23 Oktober 2017 dan musda di kota Manado 25 Februari 2020, Ibu CEP hanya menjabat 2 tahun 4 bulan, dan itu belum terhitung satu periode, jadi perhitungan mereka keliru, karena 2,4 tahun itu hanya melanjutkan kepengurusan Pak Alm SVR,” terang Raski.

Lanjut Raski, mengacu dengan AD/ART Keputusan Munas X Partai Golkar Tahun 2019, Christiany Eugenia Paruntu berhak  untuk mencalonkan kembali sebagai ketua DPD Partai Golkar Sulut dalam musda Xl dalam waktu dekat ini.

“Bagian kedua tentang Kepemimpinan Pasal 24 ayat 4 berbunyi Dewan Pimpinan Daerah Provinsi memegang jabatan selama 5 (lima) tahun terhitung sejak ditetapkan dalam Musda Provinsi,” tegas Raski.

Sementara itu, Christiany Eugenia Paruntu  yang dihubungi media ini mengatakan, dirinya masih bisa maju kembali karena jabatan ketua PG Sulut masih terhitung satu periode.

“Saya belum dua periode, saya bisa maju lagi,” jawab anggota DPR RI dari Partai Golkar Dapil Sulut, lewat pesan WhastApp kepada media ini, Minggu,(01/05/2025).

(Franky P)