Sulut, Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang penyempurnaan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang Ranperda RTRW, kembali lagi di gelar.
Ketua DPRD Sulut Fransiscus A Silangen menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut terlibat dalam pembahasan bersama Pansus Ranperda RTRW yang diketuai Henry Walukow dari Fraksi Demokrat.
“Terima kasih kepada pimpinan dan anggota Pansus terlebih Kadis PUPR selaku OPD pengusul Ranperda RTRW serta semua yang terlibat” ujarnya di ruang serbaguna, kantor DPRD Sulut, Senin (9/6/2026).
Ditempat yang sama, Ketua Pansus Henry Walukow menyatakan proses tahapan pembahasan sampai ditahap finalisasi diwarnai dengan dinamika bahkan berlangsung alot.
Walukow juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam proses pembahasan ada kata-kata yang tegas atau keras.
”Pada prinsip kami terdorong semangat Ranperda ini cepat tuntas demi kepentingan daerah,”ungkapnya.
Diakui Walukow Perda RTRW 2026-2046 ini bukan sekadar urusan administratif. Tetapi regulasinya akan menjadi arah pembangunan yang menjaga Provinsi Sulut bertumbuh dan terencana.
“Dengan diberlakukannya Perda RTRW ini dampak positifnya adalah masyarakat yang akan merasakannya juga ada kepastian Hukum Investasi bagi investor termasuk kepastian Perlindungan Lingkungan dalam menjaga hutan lindung dari alih fungsi lahan, mitigasi bencana dan penyelarasan sinergi proyek nasional,”bebernya.

Setelah selesai pembahasan dan telah ditandatangani berita acara oleh Pimpinan DPRD, Pansus, dan OPD terkait, tahap selanjutnya adalah membawa draf ini ke Rapat Paripurna untuk disahkan secara resmi menjadi Peraturan Daerah.
“Rencananya Selasa 24 Februari Ranperda RTRW akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,”jelasn Walukow, sembari berharap Perda RTRW mampu menjadi benteng hukum sekaligus motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan di Sulawesi Utara dalam menghadapi tantangan global dan perubahan iklim di masa depan.
Untuk di ketahui, rapat finalisasi ini dihadiri Ketua DPRD Fransiskus Andi Silangen, Wakil Ketua Royke Anter, Ketua Pansus Hendry Walukow, Sekretaris Pansus Berty Kapojos serta anggota Pansus yakni Roy Roring, Louis Schramm, Gracia Oroh, Vioneta Kuera dan Pricylia Rondo.
