Sukses Ciptakan Inklusi Keuangan Daerah, Gubernur Olly Tampil di Seminar OJK Bareng Pakar Ekonomi ASEAN

oleh -3017 Dilihat

Manado-Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE tampil dalam “OJK Seminar on Financial Inclusion” di Jakarta Jakarta Convention Centre (JCC), Kamis (24/8/2023).
OD-sapaan akrab Gubernur Sulut ini dinilai berhasil menciptakan akselerasi inklusi keuangan daerah. Karena itu, dirinya mendapat kehormatan dalam forum seminar bareng sejumlah pakar ekonomi dan keuangan ASEAN.
Forum seminar itu mengangkat isu strategis “Closing the Financial Inclusion Gap Between Rural and Urbans Through Digital Financial Inclusion” (Menutup Kesenjangan Inklusi Keuangan Antara Pedesaan dan Perkotaan Melalui Inklusi Keuangan Digital).
Gubernur OD sendiri mendapat kehormatan di antara pembicara dalam forum ini. Hal itu terlihat saat sesi foto bersama, Gubernur OD berada di tengah para pakar ekonomi dan keuangan ASEAN.
Pihak OJK menilai, inklusi keuangan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat negara ASEAN, termasuk Indonesia. Namun masih terdapat gap inklusi keuangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Di sisi lain keuangan digital dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketimpangan tersebut.
Itu sebabnya forum ini diselenggarakan. Di antaranya menghadirkan Gubernur Sulut yang dinilai berhasil mencapai target.

Seminar ini bertujuan mencapai target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2024 dan mengurangi gap inklusi keuangan di Indonesia melalui inklusi keuangan digital. Forum ini juga digelar secara Live streaming di Youtube Otoritas Jasa Keuangan (OJK TV).

Seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran gagasan bagi stakeholders sektor publik maupun swasta untuk dapat memahami tantangan dan menemukan solusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di negara-negara ASEAN.
Seminar ini juga merupakan bentuk dukungan OJK terhadap Indonesia’s ASEAN Chairmanship 2023, yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan stabilitas perekonomian di lingkungan ASEAN.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.