Cuitan Dua ASN Bolmut di Medsos, Berakhir Didemo

oleh -676 Dilihat
Aliansi Masyarakat Peduli Bolmut (AMPB) melakukan Unjuk Rasa Di depan Kantor Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terkait Cuitan Dua aparatur Sipil Negara ( ASN) Di media Sosial. Rabu (19/01/2022).

Bolmut – Aliansi Masyarakat Peduli Bolmut (AMPB) melakukan Unjuk Rasa Di depan Kantor Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terkait Cuitan Dua aparatur Sipil Negara ( ASN) Di media Sosial. Rabu (19/01/2022)

Sebelumnya Masa Aksi AMPB baru saja bertandang di kantor DPRD Bolmut , tuntutan mereka Direktur RSUD dr.Winny Sowikromo Harus dicopot dari jabatannya.

Dan selanjutnya AMPB meneruskan Aksi mereka di depan kantor Bupati Bolmut, mereka menuntut Cuitan Dua ASN Bolmut yang berdampak pada kondisifitas masyarakat.

Salah satu Orator pada aksi tersebut, Syamsudin Olii menyampaikan cuitan ke dua ASN tersebut harus segera ditanggapi serius. Karena, menurutnya apa yang dilakukan kedua ASN merupakan pelanggaran Kode Etik.

“Apa yang dilakukan kedua ASN pada cuitan di medsos pada akun pribadi mereka, harus ada sanksi tegas. Agar hal seperti ini tidak terus terulang. Kalau perlu ada pemeriksaan dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil karena apa yang dilakukan keduanya adalah pelanggaran kode etik,” ucap Olii saat menyampaikan aksi didepan Sekda dan sejumlah pejabat Daerah Bolmut.

Selain Olii, Donal Palandi yang juga Koordinator Aksi menyebutkan jikalau apa yang menjadi tuntutan massa aksi, tidak ditindak lanjuti. Maka dapat dipastikan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Bolmut serta Kepala Dinas terkait tidak mampu memberikan efek jerah kepada kedua pihak tersebut.

“Kami anggap apa yang terjadi saat ini perlu diseriusi. Jika tidak, Kami menganggap Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Bolmut serta Dinas terkait tidak mampu atau takut dengan kedua pihak tersebut. Kalau pun takut, maka berarti dapat dipastikan ada sesuasatu yang membuat keduanya bebas berbuat onar,” kata Donal dalam orasinya.

Menanggapi aksi tersebut, PJ Sekertaris Daerah Bolmut Rahmat R Pontoh didepan masa aksi akan menyampaikan pihaknya menerima semua tuntutan masa aksi dan akan menindaklanjutinya sesuai peraturan yang berlaku. Ia pun berharap terkait tuntutan tersebut dirinya meminta kepada masa aksi untuk sama-sama mengawal tuntutan itu.

“Perlu kami sampaikan untuk melakukan pergantian itu ada proses dan aturannya. Namun kami pastikan
semua tuntutan yang teman-teman sampaikan, Kami terima. Jadi, kami harap tuntutan itu ditulis dalam bentuk dokumen dan ditandatangani oleh masa aksi atau korlap, kemudian dimasukan ke kami. Hal itu akan menjadi penilaian kami dalam melakukan rotasi, mutasi dan demosi,” ucap Rahmat Pontoh. (ione)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.