SURASULUT.COM,MINUT– Bupati Joune JE Ganda SE terus berpikir, kerja cepat, bergerak cepat dan cari solusi cepat. Hadapi penularan cepat Covid 19 di Minahasa Utara (Minut), Ganda kumpulkan Satuan Tugas (Satgas) Covid 19.
Satgas berkumpul. Satgas memikirkan dan mencari langkah-langkah strategis dalam pencegahan menularnya Covid 19.
Yang isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing, wajib dipantau atau awasi, sekaligus lakukan pemberian bantuan, obat, vitamin maupun bahan makanan. Yang isoman di kediaman masing-maaing, wajib pakai masker.
Kata bupati, kalau masyarakat tidak ketat dan tidak disiplin dalam protokol kesehatan (Prokes), rumah sakit yang keteteran dan kewalahan. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro perlu diperketat. Penyekatan pintu masuk desa harus disiplin, kurangi kegiatan dan acara masyarakat, disiplin 5 M.
Kecamatan Zona merah diperketat dan diawasi kata Ganda. Memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan dan kurangi mobilitas interaksi atau 5 M harus disiplin. “Dites, dilacak dan diobati, diberi vitamin, perlu dilakukan. Marilah kita bersabar dengan PPKM,” kata Ganda.
Hadir dalam rapat, selain bupati, ada Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK MSi, Kasat Pol PP Robby Parengkuan, Kepala BPBD Jovita Supit, Kadis Kesehatan dr Togas, Perwira Penghubung Kodim Bitung Mayor Inf Jemmy Lotulung, serta perwira Polres Minut lainnya.
Selanjutnya, penyekatan ketat akan dilakukan di wilayah Minut, bagi pasien covid 19 akan ditangani secepatnya dan keluarganya atau orang sekitar yang bergejala langsung dilakukan pemeriksaan Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), yang tidak bergejala langsung isoman dicatat by name by addeess dan diawasi serta disuplai vitamin, obat ataupun bahan makanan.(angky/*)





