SuaraSulut.com, Mitra – Lewat Evaluasi Perkembangan Desa (EPD), Pemerintah Desa (Pemdes) Silian Dua, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), berupaya semaksimal mungkin untuk memperoleh hasil yang memuaskan, bahkan terbaik di tingkat Kecamatan Silian Raya.
Giat EPD yang dipimpin langsung oleh Camat Kecamatan Silian Raya Selvie Lendombela dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari pelaksanaan Evaluasi Perkembangan Desa ini untuk mengetahui capaian dari hasil pemerintahan desa.
“Evaluasi perkembangan desa dan kelurahan dimaksudkan untuk menentukan status tertentu dari capaian hasil perkembangan sebuah desa dan kelurahan, serta untuk mengetahui efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat dan mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat, daya saing desa dan kelurahan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” jelas Lendombela.
Usai EPD yang berlangsung di Kantor Desa Silian Dua, seluruh Pemerintah Kecamatan Silian raya didampingi Hukum Tua bersama seluruh Aparat Desa Silian Dua, langsung turun lapangan untuk memantau sekaligus menilai setiap perkembangan dan capaian yang ada di Desa Silian Dua.
Disela penilaian, Desa yang Dipimpin oleh Hukum Tua Ferry Watania mengatakan, untuk lomba desa kali ini, pihaknya sudah bekerja dengan baik untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, bahkan optimis untuk menjadi yang terbaik di tingkat Kecamatan Silian Raya.

“Harapan kami sesuai slogan Mitra Melaju21, dengan kinerja Pemdes Silian Dua yang terus dimaksimalkan, semoga saja Silian Dua bisa keluar sebagai pemenang lomba desa tingkat Kecamatan Silian Raya, sehingga bisa mencatat prestasi baru di tingkat kecamatan sebagai desa terbaik,” ungkap Watania.
Ditambahkannya, menghadapi situasi Kabupaten Mitra yang masih dalam pandemi covid, Ia berharap Masyarakat untuk lebih sadar akan bencana non alam yang sudah berkepanjangan ini, dengan selalu menerapkan 3M.
“Mari bersama-sama kita memutus mata rantai penyebaran covid19, dengan selalu mengedapankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (fanly)





