Rencana Vaksinasi, Gubernur Olly: Ini Pesan Presiden Jokowi

oleh -702 Dilihat

SUARASULUT.COM, MANADO– Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey didampingi Sekdaprov Sulut Edwin Silangen mengikuti rapat tentang Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Kantor Gubernur, Rabu (6/1/2021).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara, Jakarta.

Presiden Jokowi mengatakan dalam waktu 3 bulan mulai Januari hingga Maret 2021, sebanyak 30 juta dosis vaksin Covid-19 akan didistribusikan ke seluruh daerah di Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan bahwa vaksinasi ini akan dimulai minggu depan. Saya melihat distribusi dimulai hari Minggu, hari Senin kemarin, hari Selasa sudah mulai masuk ke daerah itu tahapan pertama,” kata Jokowi saat memberikan arahan dalam rapat terbatas tentang penanganan pandemi Covid-19 dan rencana pelaksanaan vaksinasi.

Kepala Negara mengungkapkan, target distribusi vaksin ke daerah di bulan Januari mencapai 5,8 juta dosis vaksin. Kemudian di bulan Februari ditargetkan 10,450 juta dosis vaksin masuk ke daerah. Kemudian pada Maret sebanyak 13,3 juta vaksin sudah harus didistribusikan ke daerah. “Selanjutnya bisa dilaksanakan vaksinasinya oleh daerah. Untuk bulan-bulan berikutnya, nanti akan saya sampaikan pada waktu yang akan datang,” ujar Jokowi.

Jokowi menyampaikan vaksin yang telah dipesan pemerintah yakni Sinovac sebanyak 3 juta dosis ditambah 122,5 juta dosis vaksin. Kemudian Novavax sebanyak 50 juta vaksin, Covak/GAVI sebanyak 54 juta vaksin, Astrazeneca sebanyak 50 juta vaksin dan Pfizer-Biontech sebanyak 50 juta vaksin.

“Artinya, jumlah totalnya yang telah firm order itu 329.500.000 vaksin. Pengaturannya akan dilakukan oleh Menteri Kesehatan. Oleh sebab itu, saya minta kesiapan-kesiapan kita dalam rangka menuju vaksinasi ini betul-betul agar dicek dan dikontrol oleh para gubernur,” tegas Jokowi.(wal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.