SUARASULUT.COM,MANADO– Penataan Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, menelan anggaran sebesar Rp 7,5 Miliar. Demikian dikatakan Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1 Ir Bastari M.Eng.
Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil yang berada dalam Area Bendungan Kuwil-Kawangkoan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, yang kini mulai ditata sebagai Kawasan destinasi budaya satu-satunya di dunia berlabel wisata dunia, untuk peletakan batu pertama dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Kamis (13/08/2020).
Kedatangan Gubernur Olly disambut tarian adat Minahasa Maengket dan Kabasaran.Selain letakkan batu pertama juga menandatangani prasasti Taman Wisata Budaya Waruga dan menanam bibit pohon jenis Ketapang di lokasi penataan Cagar Budaya Waruga.
Didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1 Ir Bastari M.Eng dan Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Jenry Sualang SPd MAP, Gubernur Olly mengapresiasi dimulainya pekerjaan penataan Kawasan Wisata Budaya Waruga Bendungan Kuwil Kawangkoan.
Lanjut Olly dari awal (rencana pembangunan bendungan) sudah menjadi konsep untuk pariwisata, sehingga Waruga dan Bendungan menjadi satu konsep pembangunan daerah wisata.
Tentunya ini sebagai komitmen Gubernur Olly terhadap pelestarian budaya memang terlihat sejak awal menahkodai Provinsi Sulawesi Utara bersama Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw, dengan visi pembangunan yakni Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.
“Dengan kehadiran Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil sebagai destinasi budaya berlabel wisata dunia, generasi muda di daerah ini, tidak akan pernah melupakan situs warisan budaya Waruga, menjadi kekayaan daerah terus dilestarikan,” aku Gubernur.
Sementara itu, Kepala BWSS 1, Ir Bastari M.Eng menambahkan, pekerjaan untuk penataan Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan dilakukan secara bertahap. Tahap selanjutnya nanti akan dianggarkan tahun anggaran berikut dari total anggaran sebesar kurang lebih Rp 36 miliar.
Bastari pun memaparkan konsep penataan Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan pada lahan lebih dari 3 ha, yaitu; tempat wisata budaya lengkap dengan sejumlah fasilitas untuk pengunjung, mulai dari Galeri yang berisi tentang informasi budaya dan sejarahnya, Restoran, Gardu Pandang, Taman/Kolam 9 putri Tumatenden, Jalan setapak, Pagar, Gapura, Tempat parkir kendaraan dan Toilet.”Kawasan ini kami tata, agar menjadi tempat wisata budaya,” tegas Bastari.
Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Jenry Sualang SPd MAP menambahkan, dengan dimulainya penataan Kawasan Cagar Budaya Waruga Kuwil Kawangkoan ini, justru menjadi jawaban atas komitmen Gubernur Olly terhadap masyarakat adat di daerah.
“Ini merupakan jawaban pak Gubernur Olly Dondokambey SE pada masyarakat adat kita bahwa pak Gubernur begitu konsen dan komit untuk pemajuan kebudayaan, khususnya menghormati para leluhur kita,” kata Jenry Sualang menambahkan.(wal/*)

