KOTAMOBAGU – Semangat dan kedisiplinan generasi muda mendapat perhatian khusus dari Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., dalam pelaksanaan Lomba Polisi Cilik (Pocil) dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dalam rangka memperingati Hari Polantas ke-71 tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Dit Lantas Polda Sulawesi Utara tersebut berlangsung di Halaman Kampus UDK, Jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kamis (17/9/2026).
Polres Kotamobagu dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang mempertemukan tim Pocil dan PKS dari wilayah Bolmong Raya serta Polres Mitra. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wali Kota Kotamobagu dr. Wenny Gaib, Sp.M., Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, jajaran Forkopimda, serta Tim Penilai Dit Lantas Polda Sulut yang dipimpin Kompol Sam Dotulong.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan, kegiatan tersebut tidak semata-mata berbicara tentang perlombaan dan mencari juara.
Menurutnya, ajang Pocil dan PKS merupakan bagian dari upaya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas serta kesadaran berlalu lintas kepada generasi muda sejak usia dini.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita belajar disiplin, bertanggung jawab, sportif, dan memahami pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” ujar Kapolres.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pelajar yang telah menunjukkan semangat, keberanian dan kekompakan selama mengikuti perlombaan.
Bagi Kapolres, penampilan para peserta menjadi gambaran bahwa pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif dapat membentuk karakter sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya anak-anak kita yang sudah berlatih dan tampil dengan penuh semangat. Ini adalah investasi kita untuk membentuk generasi yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kotamobagu juga membacakan sambutan Dir Lantas Polda Sulut yang menekankan pentingnya pendidikan tertib berlalu lintas sejak usia dini sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui penampilan para peserta di arena perlombaan.
Tim Pocil dan PKS perwakilan Polres Kotamobagu tampil penuh percaya diri di hadapan tim penilai dan para tamu undangan. Gerakan formasi yang presisi, tegas dan kompak membuat penampilan tim tuan rumah mendapat perhatian dari para hadirin.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan baris-berbaris, para peserta juga memperagakan gerakan pengaturan lalu lintas sebagai bentuk edukasi praktis mengenai budaya tertib di jalan raya.
Kapolres menilai, semangat yang ditunjukkan para pelajar harus terus dipelihara agar budaya keselamatan berlalu lintas tidak berhenti di arena perlombaan.
“Harapan kami, setelah kegiatan ini mereka bisa menjadi contoh bagi teman-temannya di sekolah maupun di lingkungan masing-masing. Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya dan kebutuhan bersama,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kotamobagu, jajaran Forkopimda, Dit Lantas Polda Sulut, para guru, pelatih, orang tua serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Kapolres berharap semangat yang lahir dari kegiatan Pocil dan PKS dapat terus berkembang menjadi gerakan positif di kalangan pelajar.
“Jadilah pelopor keselamatan dalam berlalu lintas. Budayakan keselamatan di jalan sebagai kebutuhan bersama. Dari generasi muda yang disiplin, kita membangun budaya tertib berlalu lintas menuju Indonesia yang lebih aman dan zero accident,” pungkasnya. (***)

