SANGIHE– Ancaman sampah plastik yang terus menghantui pesisir Sangihe dijawab dengan aksi nyata ketika Bupati Michael Thungari memimpin gerakan bersih pantai sekaligus menghadirkan layanan servis gratis mesin kapal bagi nelayan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Suzuki menggelar aksi sosial bertajuk “Clean Up the World”, sebuah gerakan yang memadukan kepedulian terhadap lingkungan pesisir dengan pemberdayaan masyarakat nelayan.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.
Aksi bersih pantai melibatkan para pelajar dari sekolah setempat. Kehadiran generasi muda dalam kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi untuk menanamkan kesadaran menjaga kebersihan laut sejak dini, terutama dalam menghadapi ancaman sampah plastik yang dapat merusak ekosistem pesisir dan habitat biota laut.
Tak hanya fokus pada lingkungan, kegiatan tersebut juga memberikan manfaat langsung bagi sektor perikanan. Suzuki menghadirkan layanan servis gratis mesin tempel kapal bagi nelayan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Program ini mencakup perawatan mesin tempel Suzuki, baik yang merupakan bantuan pemerintah maupun milik pribadi nelayan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan armada nelayan saat melaut sekaligus mengurangi beban biaya perawatan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan simbolis 20 unit tempat sampah yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis kawasan pesisir. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat budaya menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga laut tetap bersih.(***)

