SANGIHE– Ancaman bencana yang datang bertubi-tubi memaksa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bergerak cepat, dengan Bupati Michael Thungari turun langsung ke Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Utara untuk mendesak percepatan bantuan darurat bagi warga terdampak.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, melakukan kunjungan kerja ke Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Utara di Manado sebagai tindak lanjut atas permohonan bantuan kesiapsiagaan bencana yang sebelumnya telah diajukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Awalnya, permohonan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi menghadapi aktivitas Gunung Awu yang saat itu berstatus Level II atau Waspada. Namun situasi berkembang setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sangihe dalam beberapa hari terakhir.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe meminta agar proses penyaluran bantuan dipercepat karena kebutuhan penanganan darurat di lapangan semakin mendesak.
Adapun bantuan yang diajukan meliputi tenda pengungsi, tenda serbaguna, motor tangki air, truk angkutan logistik dan pengungsi, WC portabel, hingga berbagai perlengkapan pendukung penanganan kedaruratan lainnya.
Menanggapi permintaan tersebut, BPPW Sulawesi Utara menyatakan kesiapan untuk segera merealisasikan penyaluran bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi atas respons cepat BPPW Sulawesi Utara. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat penanganan darurat, mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak, serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara cepat dan tepat sasaran.(***)

