Pesan Keras Bupati Bolmong Saat Mutasi Pejabat: Jangan Abaikan Pelayanan Rakyat

oleh -57 Dilihat

BOLMONG– Tuntutan pelayanan publik yang makin tajam, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengguncang struktur birokrasi dengan pelantikan dan mutasi pejabat fungsional, menempatkan sektor kesehatan sebagai medan pembenahan utama.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow resmi melakukan pelantikan, pengambilan sumpah, serta mutasi jabatan pejabat fungsional di lingkungan pemerintahan daerah, Senin (18/5/2026). Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi memperkuat kualitas pelayanan publik, terutama pada sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Bolaang Mongondow itu dihadiri langsung Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wakil Bupati sebagai bagian dari agenda restrukturisasi organisasi pemerintahan.

Rotasi dan penataan jabatan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Bolaang Mongondow Nomor 821.2/B.03/BKPP/SK/05/2026 tertanggal 18 Mei 2026 tentang mutasi jabatan dan penunjukan pelaksana tugas di lingkungan Pemkab Bolmong.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan pada kegiatan itu, pemerintah daerah menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas penting yang membutuhkan pelayanan optimal, merata, dan profesional.

Bupati mengingatkan aparatur kesehatan agar meningkatkan kapasitas melalui penyesuaian pendidikan dan jenjang kepangkatan, sekaligus tetap berpegang pada tanggung jawab pelayanan.

“Pelayanan prima menjadi faktor penting untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah. Kritik yang datang harus dijadikan bahan evaluasi demi peningkatan kualitas layanan,” demikian pesan Bupati.

Selain pelayanan teknis, aparatur juga diingatkan pentingnya perubahan sikap, semangat kolaborasi, serta komitmen dalam bekerja. Menurut pemerintah daerah, keberhasilan sektor pendidikan dan kesehatan akan menjadi fondasi utama percepatan pembangunan di Bolaang Mongondow.(***)