SANGIHE– Tak banyak yang menyangka, 13 atlet tinju dari Papua justru mendapat sambutan luar biasa di Sangihebahkan hingga diizinkan berlatih di lingkungan Rumah Jabatan Bupati, sebuah langkah yang langsung menyentuh emosi dan jadi sorotan.
Momen tak biasa terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (10/4/2026), ketika kontingen tinju asal Papua disambut hangat dengan nuansa kekeluargaan yang kental.
Sebanyak 13 atlet bersama ofisial diterima langsung oleh Bupati Michael Thungari di Rumah Jabatan, bukan sekadar seremoni, tetapi penuh keakraban dan penghargaan.
Bupati secara terbuka menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para atlet dari Papua. Ia menilai, kedatangan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga membawa pesan persatuan dan semangat kebangsaan.
Yang paling menyita perhatian, Bupati bahkan memberikan izin kepada para atlet untuk menggunakan area sekitar Rumah Jabatan sebagai tempat latihan.
Langkah ini dianggap sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan bakat sekaligus dorongan moral bagi para atlet yang tengah bersiap menghadapi kompetisi.
Di sisi lain, perwakilan kontingen Papua menegaskan bahwa keikutsertaan mereka tidak hanya mengejar kemenangan. Lebih dari itu, mereka ingin menambah pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun persaudaraan melalui olahraga.
Kehangatan yang tercipta di Sangihe pun menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan perbedaan dalam semangat sportivitas.(***)




