SUARASULUT.COM,MINSEL— Pengendalian inflasi, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi menjadi sejumlah agenda utama dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Selatan bulan November 2026.
Rapat yang dipimpin Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., tersebut berlangsung di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Selasa (3/11/2026), dengan melibatkan unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Dalam pembahasan pengendalian inflasi, salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah gerakan menanam rica atau cabai. Upaya ini diarahkan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan produktif guna meningkatkan ketersediaan komoditas pangan secara mandiri. Langkah tersebut diharapkan turut membantu menjaga pasokan dan mengantisipasi potensi kenaikan harga di pasaran.
Rapat juga menyoroti pemeliharaan kamtibmas, khususnya aktivitas pemuda dan remaja yang berkumpul di luar rumah hingga larut malam. Pembinaan dan pengawasan melalui peran keluarga serta masyarakat dinilai penting untuk menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Selain itu, menghadapi musim hujan, pemerintah daerah bersama unsur terkait membahas langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Pemantauan wilayah rawan, peningkatan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, serta koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko dan melindungi keselamatan masyarakat.
Agenda lainnya menyangkut pemanfaatan material bekas hunian sementara (eks huntara), terutama bahan bangunan yang masih layak digunakan. Pemanfaatan kembali material tersebut perlu memperhatikan kondisi, kelayakan, dan kebutuhan agar sumber daya yang tersedia dapat dioptimalkan secara tepat.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama Forkopimda memperkuat komunikasi dan sinergi dalam merespons berbagai perkembangan serta potensi kerawanan di daerah. Koordinasi lintas sektor diharapkan mendukung stabilitas wilayah sekaligus memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady Kawatu, S.H., M.Si., para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan jajaran pemerintah daerah.
Dari unsur Forkopimda hadir Iptu Vidi Pratasis, Kasatintelkam Polres Minahasa Selatan yang mewakili Kapolres; Sonny Arvian Hadi Purnomo, S.H., M.H., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan yang mewakili Kajari; Kapten Infanteri Jantje Wulur, Danramil 1302-14 Amurang yang mewakili Dandim 1302/Minahasa; serta Haposan Saragih, S.H., Hakim Pengadilan Negeri Amurang yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Amurang.(***)
