‎Kapolres Abdul Kholik Sosialisasikan Logo “Polisi Bersama Masyarakat”, Tekankan Pelayanan Humanis dan Kepercayaan Publik

‎KOTAMOBAGU – Memperkuat kedekatan dengan masyarakat dan membangun kepercayaan publik menjadi salah satu komitmen yang terus digaungkan Polres Kotamobagu.

‎Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., dengan memimpin langsung sosialisasi Logo “Polisi Bersama Masyarakat” di halaman apel Polsek Kotamobagu, Jumat (30/10/2026).

‎Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti Wakapolres Kotamobagu, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek, perwira, serta seluruh personel Polres Kotamobagu dan jajaran Polsek.

‎Dalam sosialisasi tersebut, Kapolres memberikan pemahaman mengenai filosofi dan makna di balik logo “Polisi Bersama Masyarakat”.

‎Logo ini bukan sekadar identitas visual, melainkan simbol semangat pengabdian Polri untuk semakin dekat, terbuka, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

‎Kapolres menjelaskan, setiap unsur dalam logo memiliki filosofi tersendiri. Mulai dari Tribrata, tiga bintang, siluet polisi dan masyarakat, jabat tangan, padi dan kapas, hingga peta Indonesia.

‎Seluruh elemen tersebut merepresentasikan nilai pengabdian, persatuan, perlindungan, keadilan, serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

‎Menurutnya, pesan utama dari logo tersebut adalah menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎Karena itu, setiap personel Polri dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, memahami kebutuhan, serta membangun komunikasi dan kolaborasi tanpa membedakan latar belakang, profesi maupun status sosial.

‎Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa filosofi “Melindungi, Mengayomi dan Melayani” harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas slogan.

‎Hal itu dapat diterjemahkan melalui pelayanan kepolisian yang profesional, penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan, serta pendekatan humanis yang mengedepankan kepercayaan dan partisipasi masyarakat.

‎Sebab, menurutnya, menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Diperlukan sinergi, kepedulian, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

‎Melalui sosialisasi ini, Polres Kotamobagu kembali menegaskan komitmennya untuk membangun institusi Polri yang profesional, humanis, terbuka, serta semakin dekat dengan masyarakat.

‎Semangat yang ingin diwujudkan pun jelas, bahwa kehadiran polisi bukan untuk menciptakan jarak, melainkan membangun kedekatan dan kepercayaan.

‎Polisi Bersama Masyarakat – Melindungi, Mengayomi dan Melayani. (***)