Cegah BBM Subsidi Disalahgunakan, URC Polres Kotamobagu Turun ke SPBU Kotobangon dan Moyag

KOTAMOBAGU – Mengantisipasi praktik penimbunan dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu menggencarkan patroli mobile dengan menyasar sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Rabu (14/10/2026).
‎
‎Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta mencegah praktik curang yang berpotensi merugikan masyarakat.
‎
‎Sebelum bergerak ke lapangan, personel URC terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan dan arahan yang dipimpin langsung Kanit URC, Aiptu Miky Rori.
‎
‎Usai apel, tim langsung menyisir sejumlah SPBU untuk memantau kondisi stok BBM bersubsidi maupun non-subsidi, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan dan antrean panjang kendaraan.
‎
‎Pada pukul 11.42 Wita, personel URC mendatangi SPBU Kotobangon untuk melakukan pengecekan stok BBM. Patroli kemudian berlanjut ke SPBU Moyag pada pukul 12.22 Wita.
‎
‎Di lokasi, personel tidak hanya melakukan pengecekan ketersediaan BBM, tetapi juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.
‎
‎Pengawasan tidak berhenti pada siang hari. Pada malam harinya, personel URC kembali melaksanakan patroli mobile guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
‎
‎Hingga Kamis (15/10/2026) dini hari, situasi di wilayah hukum Polres Kotamobagu dilaporkan tetap aman dan kondusif.
‎
‎Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Reskrim AKP Mahadewa Bayu S., S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik penimbunan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat.
‎
“Kami tegaskan, Polres Kotamobagu akan menindak tegas segala bentuk penimbunan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat. Patroli mobile di SPBU ini kami lakukan untuk memastikan stok BBM aman, distribusi lancar, dan tidak ada praktik curang,” tegas Mahadewa.
‎
‎Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dengan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan BBM di wilayah Kota Kotamobagu.
‎
‎Melalui patroli rutin tersebut, Polres Kotamobagu berharap distribusi BBM bersubsidi dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta situasi kamtibmas terjaga kondusif. (***)