Coconut Day 2026 Dibuka di Manado, Bolmong Bidik Peluang Besar dari Komoditas Kelapa

oleh -29 Dilihat

BOLMONG — Kelapa tak lagi sekadar komoditas perkebunan; di tengah dorongan hilirisasi nasional, sektor ini mulai dipandang sebagai salah satu mesin ekonomi baru yang potensial bagi daerah, termasuk Bolaang Mongondow.

Momentum itu mengemuka dalam Opening Ceremony Coconut Day 2026 di Courtyard Marriott Manado, Kamis (8/10/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, S.Tr.T.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, negara-negara anggota International Coconut Community (ICC), pelaku usaha, akademisi, peneliti hingga pemangku kepentingan sektor kelapa dari kawasan Asia-Pasifik.

Pembukaan Coconut Day 2026 dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, S.E.

Dalam forum itu, Zulkifli menegaskan perhatian pemerintah terhadap kelapa sebagai komoditas strategis dengan potensi nilai tambah yang besar.

Menurutnya, pengembangan kelapa, mulai dari sektor perkebunan hingga hilirisasi, telah menjadi perhatian pemerintah dan beberapa kali dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden RI.

Pemerintah, kata dia, juga tengah menyiapkan penguatan kelembagaan dan dukungan pendanaan agar pengembangan sektor kelapa dapat dilakukan lebih optimal.
Bagi Bolaang Mongondow, agenda tersebut memiliki arti strategis. Daerah ini memiliki potensi perkebunan kelapa yang dapat dikembangkan tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga menuju peningkatan nilai tambah dan industri hilir.

Kehadiran Dony Lumenta menjadi bagian dari upaya Pemkab Bolmong mengikuti perkembangan kebijakan nasional sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi pengembangan komoditas unggulan daerah.

Coconut Day 2026 pun menjadi ruang untuk mempertemukan kepentingan pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat dalam mendorong produktivitas, inovasi, investasi, hilirisasi serta perluasan pasar kelapa.

Jika peluang tersebut mampu diterjemahkan menjadi kebijakan dan program konkret di daerah, kelapa berpotensi memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap ekonomi Bolmong sekaligus kesejahteraan masyarakat.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.