Bandara Sam Ratulangi Jadi Kunci Pariwisata Manado, Wali Kota Soroti Akses Penerbangan Internasional

MANADO — Masa depan pariwisata Manado tak hanya ditentukan oleh indahnya destinasi, tetapi juga seberapa mudah wisatawan dari berbagai negara bisa tiba di kota ini.
Pesan itu mengemuka saat Wali Kota Manado mengunjungi Bandara Sam Ratulangi, Senin (5/10/2026), khususnya fasilitas AirNav Indonesia, untuk melihat langsung operasional penerbangan sekaligus menggali peluang penguatan konektivitas pariwisata.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perhubungan Manado Drs. Jeffry Worang, M.Si dan Kepala Dinas Pariwisata Manado Esther Mamangkey, S.E.
Pertemuan dengan pihak AirNav tidak hanya membahas aspek operasional bandara.

Wali Kota juga menggali informasi mengenai aktivitas penerbangan, data wisatawan yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi, serta peluang memperluas akses penerbangan dari luar negeri.

Bahkan, Wali Kota bersama tim menaiki tower pengawas penerbangan untuk melihat secara langsung fungsi fasilitas tersebut. Dari lokasi itu, rombongan juga memantau kondisi asap yang berpotensi memengaruhi aktivitas penerbangan.

Bagi Pemerintah Kota Manado, Bandara Sam Ratulangi memiliki posisi strategis karena berstatus sebagai bandara internasional. Karena itu, penguatan konektivitas udara dinilai beririsan langsung dengan agenda pengembangan pariwisata.

Wali Kota juga mendorong agar penerbangan internasional ke Manado semakin terbuka. Pada saat yang sama, Pemkot ingin memperkuat promosi destinasi wisata Manado melalui ruang-ruang yang tersedia di kawasan bandara.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Manado melihat pengembangan bandara bukan semata dari sisi transportasi, tetapi sebagai salah satu pintu utama untuk menarik lebih banyak wisatawan ke daerah.
Sederhananya, semakin kuat konektivitas udara, semakin besar pula peluang Manado memperluas pasar pariwisatanya.(***)

 

Exit mobile version