Tahap Awal Penentu Arah Pembangunan, DPRD Sulut Gelar Paripurna Penyampaian Ranperda APBD 2027 

Sulut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi memulai tahapan krusial penyusunan anggaran daerah tahun depan.

 

Melalui Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (21/9/2026), DPRD mendengarkan Penyampaian dan Penjelasan Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2027.

 

Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Jalan Bethesda, Manado, ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen, didampingi para Wakil Ketua.

 

Sementara dari pihak eksekutif, Gubernur Sulut Yulius Selvanus hadir langsung menyampaikan penjelasan, didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

 

Dalam pidatonya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Ranperda APBD 2027 disusun dalam situasi fiskal yang tidak mudah, namun tetap harus optimistis dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

 

Gubernur menjelaskan, postur APBD 2027 akan difokuskan pada 5 prioritas utama:

1. Penguatan kualitas SDM dan pelayanan kesehatan dengan mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) di atas 95 persen;

2. Percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan;

3. Pembangunan infrastruktur konektivitas antar wilayah;

4. Penanggulangan kemiskinan, stunting dan pengangguran;

5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

 

“APBD 2027 bukan hanya sekadar angka-angka. Ini adalah instrumen utama untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ruang fiskal boleh terbatas, tapi inovasi dan semangat pelayanan tidak boleh berhenti,” tegas Gubernur Yulius di hadapan anggota dewan.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa penyusunan APBD 2027 telah mengacu pada dokumen KUA-PPAS 2027 yang telah disepakati bersama antara Banggar DPRD dan TAPD pada 14 Agustus 2026 lalu, serta selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

 

 

Semenrara Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen, dalam sambutannya mengatakan paripurna penyampaian penjelasan gubernur ini merupakan tahapan formal awal dari siklus penganggaran. Setelah ini, DPRD akan melanjutkan dengan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Jawaban Gubernur, hingga pembahasan mendalam di tingkat Badan Anggaran dan Komisi-Komisi.

 

“Ini adalah forum terhormat untuk menyamakan persepsi tentang arah pembangunan Sulut tahun depan. Kami di DPRD akan mengawal agar setiap rupiah dalam APBD 2027 benar-benar berpihak pada rakyat, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Andi Silangen.

 

Menurutnya, APBD 2027 menjadi sangat penting karena menjadi tahun kedua pelaksanaan RPJMD di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus – Victor Mailangkay, sehingga harus menunjukkan lompatan kinerja yang terukur.