BOLMONG – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran Polres Kotamobagu.
Tak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian kini ikut turun langsung ke sektor pertanian melalui Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Passi Satu, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (2/9/2026) pagi.
Penanaman jagung yang dimulai sekitar pukul 09.40 WITA itu dipimpin langsung Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh, S.IP., M.AP, yang mewakili Kapolres Kotamobagu. Ia didampingi Kapolsek Passi Iptu Wansha Abarang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan Satgas Swasembada Pangan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian pangan pada 2026.
Di lapangan, Kompol Romel Pontoh juga melakukan koordinasi langsung dengan Koordinator Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Passi Barat), Jusran Hambali, S.ST. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanaman berjalan optimal serta target program dapat tercapai.
Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan pertanian ini menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas instansi.
Sementara itu, Kapolsek Passi Iptu Wansha Abarang menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal sekaligus mendukung keberlanjutan program penanaman jagung serentak di wilayah hukum Polsek Passi.
“Sinergi antara Polres Kotamobagu dan BPP Passi Barat diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan dan perekonomian masyarakat lokal,” ungkap Abarang.
Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial penanaman saja, tetapi dapat terus dikawal hingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung produktivitas sektor pertanian.
Selain Wakapolres dan Kapolsek Passi, kegiatan turut dihadiri Kabag SDM Polres Kotamobagu Kompol Ilham Mattulangi, S.Sos., Kasat Intel AKP Basilio Encarnacau, Sangadi Passi Satu Jalim Mokodongan, serta jajaran Koordinator Satgas Swasembada Pangan.
Dengan kolaborasi tersebut, penanaman jagung serentak di Passi Barat diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (***)

