SITARO – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kepulauan Sitaro terus memperkuat langkah preventif guna memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk pencurian maupun sabotase.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026), mulai pukul 07.30 WITA, dengan menyasar sejumlah titik penyaluran BBM di wilayah hukum Polres Kepulauan Sitaro, di antaranya APMS Ulu Siau, APMS Sawang Kecamatan Siau Timur, serta APMS Tagulandang Kecamatan Balehumara.
Sejak pagi, personel URC melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyaluran BBM bersubsidi. Situasi di APMS Ulu Siau, APMS Sawang, maupun APMS Tagulandang terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
Pengamanan kemudian dilanjutkan pada pukul 18.00 WITA saat proses pembongkaran BBM bersubsidi jenis solar dan minyak tanah di APMS Ulu Siau. Proses pembongkaran berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Tak hanya mengawal distribusi BBM, Tim URC juga meningkatkan patroli mobile pada malam hari sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas.
Sekitar pukul 23.00 WITA, patroli menyasar Kampung Pehe, Kecamatan Siau Barat. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sejumlah anak muda yang sedang duduk dan berkumpul.
Petugas kemudian memberikan imbauan kamtibmas serta mengarahkan mereka agar tidak berada di lokasi hingga larut malam. Patroli selanjutnya bergerak menuju Kelurahan Ondong, tepatnya kawasan Beronjong, dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif.
Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sitaro, Iptu Tedd R. Mandagi, mengatakan pengamanan distribusi BBM bersubsidi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat disalurkan tanpa gangguan.
“Kami tidak hanya fokus pada pengamanan saat BBM disalurkan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian proses, termasuk pembongkaran, berjalan aman dan tertib. Ini penting untuk mencegah terjadinya pencurian, penyalahgunaan maupun gangguan lainnya,” ujar Mandagi.
Menurutnya, patroli mobile juga menjadi langkah penting untuk mencegah potensi tindak pidana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.
“Patroli akan terus kami tingkatkan, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi tindak pidana,” tegasnya.
Mandagi juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jika melihat adanya tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi, segera informasikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Dari seluruh rangkaian kegiatan, pengamanan penyaluran dan pembongkaran BBM bersubsidi di sejumlah APMS berlangsung tertib dan lancar. Tidak ditemukan adanya aksi pencurian maupun sabotase.
Sementara patroli mobile di wilayah Siau Timur dan Siau Barat juga berjalan aman dan kondusif. Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kepulauan Sitaro dalam menekan potensi tindak pidana sekaligus menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. (***)
