MANADO — Di sebuah rumah kosong di Winangun Dua, kehidupan Oma Marie Rumengan berjalan nyaris tanpa pegangan; tanpa penghasilan, hidup menumpang, dan sehari-hari bergantung pada uluran tangan tetangga serta gereja.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Wali Kota Manado Andrei Angouw saat mengunjungi Oma Marie di Lingkungan III, Kelurahan Winangun Dua, Kecamatan Malalayang, Rabu (19/8/2026), bersama Ketua TP-PKK Kota Manado Iren Golda Pinontoan.
Oma Marie tercatat dalam data sebagai warga kategori miskin ekstrem. Ia tidak menerima bantuan dana lansia berdasarkan kategori desil, meski kepesertaan BPJS kesehatannya ditanggung melalui APBD.
Dalam kunjungan itu, Andrei dan Iren tidak sekadar melihat kondisi tempat tinggal. Keduanya berdialog langsung mengenai kehidupan sehari-hari Oma Marie, keberadaan anak dan cucu, hingga perhatian dari pemerintah kelurahan dan lingkungan.
Iren memberikan penguatan kepada Oma Marie agar tetap tegar menghadapi kondisi kehidupannya. Sementara itu, Andrei menyiapkan langkah kebijakan untuk penanganan khusus terhadap warga yang masuk kategori miskin ekstrem, termasuk Oma Marie.
Selama ini, kebutuhan Oma Marie banyak terbantu dari lingkungan sekitar dan Gereja GMIM Bukit Moria Winangun. Ia tercatat sebagai jemaat Kolom 2 gereja tersebut.
Kunjungan turut dihadiri Kadis Kominfo Manado Yanti Mongkauw SE, Camat Malalayang Jusuf Kopitoy SH MH, Lurah Winangun Dua Crisfenov Tikupadang SH, aparat kelurahan serta Ketua Lingkungan III.(***)

