Patroli URC Polres Sitaro Sasar Pelabuhan Pehe, Antisipasi Jambret hingga Penyelundupan Barang Terlarang

SITARO — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polres Kepulauan Sitaro.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro menggelar patroli mobile sekaligus pengamanan kedatangan KM Marina Bay di kawasan Pelabuhan Pehe, Senin (17/8/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut dipimpin Katim URC Ipda Herri Djalula.

Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminal, khususnya di sekitar kapal yang sedang berlabuh dan kawasan Pelabuhan Pehe.

Sebelum pelaksanaan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan dan arahan pimpinan (APP).

Selanjutnya, sekitar pukul 20.15 WITA, Tim URC bergerak melakukan patroli jalan kaki di area samping kapal serta sejumlah kawasan pelabuhan.

Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap aksi pencurian, pencurian dengan kekerasan (curas), penjambretan, maupun potensi penyelundupan barang-barang terlarang melalui jalur laut.

Petugas juga melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar pelabuhan dan kapal guna memastikan aktivitas masyarakat maupun penumpang berlangsung aman dan tertib.

Hasil patroli menunjukkan, hingga kegiatan berakhir, personel URC Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro tidak menemukan adanya tindak kejahatan maupun pelanggaran yang menonjol.

Kegiatan pengamanan dan patroli kemudian berakhir sekitar pukul 02.00 WITA, dengan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib dan terkendali.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sitaro IPTU Tedd R. Mandagi, S.H, menegaskan bahwa patroli di kawasan pelabuhan merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk memastikan masyarakat merasa aman, khususnya pada jam-jam rawan.

“Kami terus mengintensifkan patroli, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki potensi gangguan Kamtibmas seperti kawasan pelabuhan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar IPTU Tedd Mandagi.

Ia menambahkan, personel URC tidak hanya melakukan patroli terhadap potensi aksi pencurian dan curas, tetapi juga mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang melalui jalur transportasi laut.

“Kami mengimbau masyarakat maupun pengguna jasa transportasi laut untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menurutnya, langkah preventif dan kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Polres Kepulauan Sitaro memastikan kegiatan patroli mobile akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan wilayah hukum Polres Sitaro, termasuk di kawasan pelabuhan dan jalur transportasi laut. (***)

Exit mobile version