TIDAR Sulut Sambangi Keluarga Korban Tragedi Drag Race, Standius Bara Serahkan Santunan

KOTAMOBAGU — Kepedulian terhadap keluarga korban tragedi Drag Race Kotamobagu kembali ditunjukkan.

Ketua TIDAR Sulawesi Utara (Sulut), Standius Bara Prima, bersama rombongan menyambangi sejumlah keluarga korban di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow, Kamis (13/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk belasungkawa sekaligus dukungan moral kepada keluarga yang masih berada dalam suasana duka. Dalam kesempatan itu, Standius juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban.

Ia datang bersama Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, anggota DPRD Sulut Dhea Lumenta, serta jajaran pengurus TIDAR Sulut dan TIDAR Kotamobagu.

Salah satu kunjungan dilakukan di kediaman keluarga korban di Kelurahan Gengulang, Kotamobagu. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Desa Bilalang III, Kecamatan Bilalang.

Standius mengatakan, kedatangan TIDAR bukan sekadar memberikan santunan, tetapi juga memastikan keluarga korban mengetahui bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit tersebut sendirian.

“Alhamdulillah, puji Tuhan, keluarga bisa menerima kami dengan baik,” kata Bara usai mengunjungi salah satu keluarga korban di Desa Bilalang III.

Ia berharap keluarga diberikan kekuatan untuk melewati masa duka dan seluruh pihak dapat mengambil pelajaran dari tragedi yang terjadi.

“Semoga dengan kejadian ini semuanya bisa mengikhlaskan. Ini menjadi catatan untuk semua pihak agar kita bisa menerima semuanya dengan tulus dan ikhlas,” ujarnya.

Standius mengungkapkan, TIDAR telah melakukan komunikasi dengan pengurus di Kotamobagu sejak hari pertama tragedi terjadi.

Koordinasi dilakukan untuk memantau kondisi korban sekaligus memastikan keluarga mendapatkan pendampingan yang diperlukan.

“Kami dari TIDAR sejak hari pertama sudah selalu berkomunikasi dengan teman-teman di Kotamobagu untuk mendampingi keluarga dan korban,” katanya.

Menurutnya, komunikasi juga dilakukan dengan Pemerintah Kota Kotamobagu dan pihak kepolisian guna mengetahui perkembangan penanganan korban.

Standius mengakui TIDAR merupakan salah satu pihak yang menjadi sponsor kegiatan Drag Race-Drag Bike Kotamobagu 2026. Atas dasar itu, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir bersama keluarga korban di tengah situasi duka.

“Kami selaku pendukung acara, sponsor, juga ingin berbagi duka yang ada di Kotamobagu. Kami percaya ini semua di luar kendali kita,” ucapnya.

Sebelum menyambangi rumah keluarga korban, Standius juga meninjau sejumlah korban yang masih menjalani perawatan di Manado.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wali Kota Kotamobagu dan pihak rumah sakit. Mereka memastikan korban yang membutuhkan penanganan intensif tetap mendapatkan perawatan secara maksimal.

“Kemarin kami sudah meninjau bersama Pak Wali Kota. Kami juga sempat bersama direktur rumah sakit untuk memastikan penanganan intensif,” ujarnya.

Ia menyebut sebagian korban yang sebelumnya menjalani perawatan di Kotamobagu kini telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Sementara korban yang masih menjalani perawatan, kata Standius, akan tetap menjadi perhatian TIDAR.

“Kami akan selalu support dari segi pendampingan, baik korban maupun keluarganya,” tegasnya.

Kehadiran Standius Bara bersama rombongan mendapat apresiasi dari salah satu keluarga korban, Ahmad Pusung.

Ahmad menyampaikan terima kasih karena TIDAR tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga datang langsung menemui keluarga dan turut merasakan duka yang mereka alami.

“Terima kasih karena sudah sempat dan tidak lupa mendatangi kami, keluarga korban. Dan turut merasakan duka yang kami alami,” ujar Ahmad.

Bagi keluarga korban, kehadiran berbagai pihak di tengah masa berduka menjadi dukungan moral yang sangat berarti, sekaligus menunjukkan bahwa tragedi tersebut menjadi perhatian bersama. (***)

Exit mobile version