KOTAMOBAGU – Kepedulian jajaran Brimob Polda Sulut terhadap para korban tragedi drag race Kotamobagu kembali ditunjukkan.
Komandan Batalyon B Brimob Polda Sulut, Kompol I Wayan Wimantara, turut mendampingi Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie saat melayat ke rumah duka korban tragedi drag race di Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin (10/8/2026).
Kehadiran Danyon B Brimob bersama Kapolda Sulut menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka akibat insiden tragis yang terjadi dalam ajang drag race di Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kotamobagu Utara.
Usai menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Kompol I Wayan Wimantara kembali mendampingi Kapolda Sulut meninjau langsung lokasi kejadian atau tempat perkara (TKP).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lintasan serta situasi di sekitar lokasi yang menjadi titik terjadinya kecelakaan.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan menjenguk para korban yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di RS Monompia Kotamobagu.
Di rumah sakit, Kompol I Wayan Wimantara memberikan perhatian langsung kepada para korban dan keluarga yang sedang menunggu proses perawatan. Sebagai bentuk kepedulian, Danyon B Brimob juga menyerahkan bantuan berupa santunan kepada para korban yang tengah menjalani perawatan intensif.
Kompol I Wayan Wimantara mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati jajaran Brimob Polda Sulut terhadap masyarakat yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Kami hadir di tengah-tengah keluarga korban bukan hanya sebagai aparat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan duka atas musibah ini. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan memberikan dukungan kepada para korban yang saat ini masih menjalani perawatan,” ujar Kompol I Wayan Wimantara.
Ia berharap para korban yang masih mendapatkan perawatan dapat segera diberikan kesembuhan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
“Bantuan ini mungkin tidak dapat menghapus rasa duka maupun menghilangkan penderitaan yang dirasakan, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban para korban dan keluarga. Yang paling utama saat ini adalah keselamatan dan kesembuhan para korban,” katanya.
Kompol I Wayan Wimantara juga menegaskan bahwa jajaran Brimob Polda Sulut akan terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kehadiran dan dukungan aparat.
“Kami akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan semaksimal mungkin. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengambil hikmah dari peristiwa ini agar ke depan kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan, sehingga tidak ada lagi korban yang harus kehilangan nyawa maupun mengalami luka,” tuturnya. (***)

