SANGIHE — Ketika 16 daerah bertarung menawarkan proyek terbaiknya kepada investor, Kabupaten Kepulauan Sangihe justru kembali berdiri paling tinggi. Untuk kali kedua secara beruntun, Sangihe menyabet Juara 1 North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026.
Gelar tersebut diumumkan dalam North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 di Ballroom Four Points by Sheraton Manado, Jumat (7/8/2026).
Kali ini, Sangihe tidak mengandalkan proyek yang sekadar menawarkan keuntungan ekonomi. Senjatanya adalah sektor kesehatan: Integrasi Sistem Gas Medis/Oksigen di RSUD Liun Kendage Tahuna.
Konsep yang ditawarkan cukup sederhana, tetapi strategis. Sistem oksigen yang selama ini mengandalkan tabung konvensional diarahkan menjadi sistem distribusi gas medis terintegrasi. Targetnya jelas: pelayanan lebih cepat, sistem lebih aman, efisiensi meningkat, dan keberlanjutan pasokan lebih terjamin.
Proposal tersebut berhasil menembus seluruh tahapan kompetisi, mulai dari 10 besar hingga 5 besar, sebelum akhirnya kembali mengantarkan Sangihe ke posisi puncak.
Kompetisi NSIC 2026 sendiri diikuti 16 peserta dari 15 kabupaten/kota serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Ajang ini merupakan bagian dari NSIF yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama DPMPTSP Provinsi Sulawesi Utara sebagai ruang promosi dan pengembangan peluang investasi daerah.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menilai kemenangan tersebut bukan hanya soal penghargaan.
Ia menegaskan, modernisasi sistem gas medis merupakan bagian dari investasi strategis karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.
“Modernisasi sistem gas medis di RSUD Liun Kendage Tahuna bukan sekadar peningkatan fasilitas, tetapi merupakan investasi strategis untuk menjamin pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kepulauan Sangihe,” ujar Michael.
Pemkab Sangihe berharap kemenangan dua tahun berturut-turut ini menjadi pintu masuk bagi investor untuk melihat lebih serius potensi daerah kepulauan tersebut.
Pemerintah daerah pun memastikan komitmennya membangun iklim investasi yang lebih ramah melalui penyederhanaan perizinan, kemudahan berusaha dan pendampingan kepada investor.
Dua kali juara bukan sekadar angka. Sangihe sedang mengirim pesan: daerah kepulauan pun mampu menjadi magnet investasi ketika menawarkan proyek yang konkret, inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.(***)

