Manado, Bentuk kepedulian terus mengalir untuk warga terdampak musibah kebakaran di Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Ketua Bandayo Hi. Rum Usulu secara langsung menyerahkan bantuan berupa beras dan telur kepada 25 Kepala Keluarga KK yang menjadi korban kebakaran.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Amin Kompleks Asrama Polisi Pakowa Lingkungan V, dan disaksikan langsung oleh tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta perangkat kelurahan setempat.
Bantuan ini merupakan hasil koordinasi bersama Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo KKIG Kota Manado dan jaringan kerukunan yang ada di Kota Manado.
Ketua Bandayo Hi. Rum Usulu mengatakan, bantuan ini adalah wujud solidaritas antar kerukunan untuk meringankan beban warga yang rumahnya hangus terbakar beberapa waktu lalu.
“Kami dari Bandayo bersama KKIG Kota Manado dan jaringan kerukunan berinisiatif mengumpulkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Pakowa. Semoga bantuan kecil ini bisa bermanfaat dan meringankan beban,” ujar Hi. Rum Usulu, di Masjid Al-Amin Pakowa, Selasa (4/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Hi. Rum Usulu juga merinci bantuan yang disalurkan. Salah satunya berasal dari Kerukunan Kayu Bulan.
“Dari Kerukunan Kayu Bulan, bantuan yang diberikan berupa beras 5kg, Supermi satu dos, dan telur satu baku untuk setiap KK,” jelasnya.
Selain itu, bantuan lain juga dihimpun dari KKIG Kota Manado dan beberapa majelis taklim yang tergabung dalam jaringan kerukunan. Totalnya disalurkan kepada 25 KK yang saat ini masih mengungsi, sebagian di Masjid Al-Amin dan sebagian lainnya menumpang di rumah kerabat.
Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Salah satu warga mengaku, bantuan sembako ini sangat membantu di tengah kondisi mereka yang masih tinggal sementara dan belum memiliki penghasilan tetap pasca kebakaran.
“Kami bersyukur masih ada yang peduli. Beras, telur, dan mie ini sangat membantu untuk makan sehari-hari anak-anak,” kata salah satu korban.
Lurah Wanea, Michael D Handoyo SE, yang turut hadir, juga mengapresiasi langkah cepat Bandayo dan KKIG dalam membantu warga.
“Kami pemerintah kelurahan berterima kasih. Sinergi dengan kerukunan seperti ini sangat kami butuhkan agar bantuan tepat sasaran dan cepat sampai ke warga,” tutur Michael.
Hi. Rum Usulu menegaskan, bantuan ini bukan yang terakhir. Pihaknya bersama jaringan kerukunan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan DPRD untuk memperjuangkan bantuan lanjutan, seperti rumah RPLH dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
“Kami tidak akan tinggal diam. Ini musibah bersama. Kita doakan proses bantuan dari pemerintah segera turun, dan warga bisa kembali punya rumah yang layak,” pungkasnya.
Kegiatan penyerahan bantuan ditutup dengan doa bersama agar para korban diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah.
