KOTAMOBAGU – Bintang Muda Matali (BMM) tampil perkasa dengan menutup fase grup Totabuan Champions League (TCL) 2026 lewat kemenangan meyakinkan 4-2 atas Mutiara Hitam FC Lobong pada laga terakhir Grup D yang berlangsung di Lapangan Nunuk, Rabu (29/7/2026).
Pertandingan yang menjadi duel hidup-mati bagi kedua tim itu berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. BMM tampil lebih efektif dalam memanfaatkan setiap peluang, sementara Mutiara Hitam berupaya memberikan perlawanan hingga akhir laga.
Babak pertama berjalan dengan tempo tinggi. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol di paruh pertama, BMM justru memecah kebuntuan pada masa injury time. Rian Lasut sukses mengoyak gawang Mutiara Hitam pada menit 40+3, membuat BMM menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah semakin panas. Baru satu menit babak kedua berjalan, Yandi Potabuga menggandakan keunggulan BMM pada menit ke-41 melalui penyelesaian akhir yang tenang.
Namun Mutiara Hitam tak menyerah begitu saja. Tegar Suparlan membakar semangat timnya lewat tendangan keras pada menit ke-56 yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Keunggulan tipis itu hanya bertahan sejenak. BMM kembali menjauh melalui aksi Juliardi pada menit ke-57 yang sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Drama kembali terjadi pada menit ke-68 saat wasit menunjuk titik putih untuk Mutiara Hitam. Tegar Suparlan yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna, mencetak gol keduanya di laga tersebut sekaligus memangkas skor menjadi 3-2.
Ketika Mutiara Hitam berusaha mengejar gol penyama kedudukan, petaka justru datang. Tim asuhan Lobong harus kehilangan dua pemain setelah Heri Lontoh dan Erick Senaen diganjar kartu merah oleh wasit Reza S. Selain itu, Dirga Lasut juga menerima kartu kuning.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh BMM. Pada penghujung pertandingan, Sahrul Muais memastikan kemenangan timnya lewat tendangan roket spektakuler yang meluncur deras ke dalam gawang Mutiara Hitam. Gol indah itu menutup laga dengan skor 4-2 untuk kemenangan Bintang Muda Matali.
Di kubu BMM sendiri, Sahrul Muais dan Daud Kotulus harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukan sepanjang pertandingan.
Hasil ini tidak hanya memastikan Bintang Muda Matali mengakhiri fase grup dengan kemenangan manis, tetapi juga membuat ZM FC Bolaang Mongondow Selatan keluar sebagai runner-up Grup D dan berhak mengamankan tiket menuju babak semifinal TCL 2026.
Sesuai regulasi panitia, babak semifinal akan dimainkan dengan format dua leg (home-away).
Leg pertama dijadwalkan berlangsung pada Jumat (31/7/2026) yang mempertemukan Burako Alason FC asal Minahasa Tenggara menghadapi ZM FC Bolaang Mongondow Selatan.
Sementara pada Sabtu (1/8/2026) akan tersaji duel sesama wakil Kota Kotamobagu antara Bintang Muda Matali menghadapi Persin Sinindian.
Adapun leg kedua semifinal akan digelar pada Minggu (2/8/2026) dan Senin (3/8/2026) untuk menentukan dua tim terbaik yang berhak melaju ke partai final Totabuan Champions League 2026. (***)
