MANADO– Tak ada lagi ruang bagi data asal-asalan maupun praktik titip nama penerima bantuan, Wali Kota Manado Andrei Angouw menegaskan seluruh warga harus tercatat secara akurat melalui sistem digital.
Wali Kota Manado Andrei Angouw membuka Sosialisasi Pelayanan Pencatatan Sipil yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado di Hotel Grand Puri.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Setda Kota Manado Yulises Oehlers, Kepala Disdukcapil Manado Erwin Kontu, jajaran pejabat Disdukcapil, para lurah se-Kota Manado, serta peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Andrei Angouw menegaskan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang akurat sebagai fondasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Ia meminta para lurah benar-benar memahami kondisi warganya, termasuk memastikan seluruh penduduk di wilayah masing-masing telah tercatat dengan baik.
Menurutnya, validitas data menjadi kunci dalam berbagai program pemerintah, terutama di tengah penerapan sistem digital yang semakin luas.
Andrei juga mengingatkan aparatur pemerintah agar mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi. Digitalisasi, katanya, bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.
Andrei mencontohkan sistem pendataan bantuan sosial yang kini dilakukan secara digital. Melalui mekanisme tersebut, setiap warga akan diverifikasi berdasarkan data yang masuk ke dalam sistem sehingga penentuan penerima bantuan tidak lagi bergantung pada keputusan aparat di tingkat lingkungan maupun kelurahan.
“Penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data yang terverifikasi melalui sistem, sehingga lebih objektif dan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Selain bantuan sosial, Andrei menjelaskan bahwa berbagai layanan pemerintah akan semakin terintegrasi secara digital, mulai dari pendataan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), retribusi persampahan, hingga data Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memungkinkan pemerintah memantau kondisi lampu jalan secara lebih akurat.
Wali Kota berharap hasil sosialisasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencatatan sipil dan pembaruan data kependudukan.
Usai memberikan sambutan, Wali Kota Manado secara resmi membuka Sosialisasi Pelayanan Pencatatan Sipil.
Berikut versi kedua dengan gaya yang lebih viral, emosional, namun tetap berpegang pada fakta.(***)
