SITARO – Saat jaringan telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Sitaro terdampak putusnya kabel fiber optik, langkah cepat Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) Kelas II Manado menjadi penyelamat agar masyarakat tetap bisa berkomunikasi.
Apresiasi tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Sitaro melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Indra Purukan, Minggu (5/7/2026). Menurutnya, respons cepat Balmon Manado mampu meminimalkan dampak gangguan telekomunikasi sehingga layanan dasar seperti telepon dan SMS tetap dapat diakses masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
“Respons cepat Balmon Manado sangat membantu masyarakat ketika terjadi gangguan layanan akibat putusnya kabel fiber optik,” ujar Purukan.
Ia menjelaskan, Balmon Manado tidak hanya menangani gangguan jaringan, tetapi juga memastikan seluruh titik internet bantuan pemerintah melalui program BAKTI SATRIA tetap berfungsi. Layanan tersebut menopang aktivitas di berbagai fasilitas publik, termasuk Bandara Siau dan Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang.
Purukan menilai kolaborasi antara Balmon Manado dan Pemkab Sitaro menjadi bukti nyata sinergi lintas instansi dalam menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup besar.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tersebut, Pemkab Sitaro melalui Dinas Kominfo menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Zona Integritas Balmon Manado menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Menurut Purukan, Balmon Manado telah menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Kami berharap upaya menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dapat terwujud sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat. Balmon Manado bisa,” tegasnya.(***)
