Manado, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Fransiscus Andi Silangen, SpB, KBD memimpin langsung Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Prov. Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulut, Selasa (30/6/2026) . Rapat strategis ini digelar untuk membahas sejumlah agenda penting terkait keuangan dan pembangunan daerah.
Sebagai pimpinan Banggar, Fransiscus Andi Silangen membuka rapat dengan menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif. Menurutnya, pembahasan anggaran harus berpihak pada kepentingan rakyat dan tepat sasaran sesuai visi pembangunan Sulut.
“Kami di Banggar DPRD bersama TAPD punya tanggung jawab besar. Setiap rupiah APBD harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulut, dari kota sampai ke pelosok desa,” tegas Fransiscus Andi Silangen saat memimpin rapat.
Dalam rapat, Banggar DPRD Sulut bersama TAPD mengkaji postur anggaran, alokasi belanja prioritas, serta efisiensi program-program perangkat daerah. Beberapa poin yang jadi perhatian: penguatan layanan kesehatan, peningkatan infrastruktur dasar, pendidikan, dan pemberdayaan UMKM lokal.
Fransiscus Andi Silangen meminta TAPD menyajikan data yang akurat dan transparan. “Banggar tidak akan menyetujui anggaran yang tidak jelas peruntukannya. Kita harus jaga APBD ini sebagai uang rakyat,” ujarnya.
Rapat Banggar bersama TAPD ini menjadi tahap krusial sebelum pembahasan RAPBD dibawa ke paripurna DPRD Sulut. Keputusan yang dihasilkan akan menjadi dasar kebijakan anggaran daerah untuk periode berjalan.
Ketua DPRD menegaskan DPRD Sulut akan menjalankan fungsi budgeting secara ketat. Ia berharap kerja Banggar dan TAPD bisa menghasilkan APBD yang sehat, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“ Target kita jelas: APBD Sulut harus jadi alat untuk mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja, dan membangun infrastruktur yang adil. Saya minta TAPD dan seluruh OPD serius menindaklanjuti catatan Banggar,” tutup Fransiscus Andi Silangen.
Rapat berjalan dinamis dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan ditindaklanjuti dalam pembahasan lanjutan Banggar DPRD Provinsi Sulut.
