Louis Carl Schramm Soroti SPMB Kuota SMA dan Jalur Prestasi

Manado, Louis Carl Schramm Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Utara, menyampaikan catatan kritis saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulut.

Di awal, Schramm menyampaikan apresiasi.

“Ucapan selamat kepada pejabat yang baru. Untuk pejabat yang baru di dinas kiranya bisa bekerja sama dengan senior yang ada,” ujarnya.

Ia lalu menyoroti data SPMB yang disampaikan Kadis Femmy Sulut. “Tadi Ibu Kadis sampaikan 6 sekolah yang pendaftarannya melebihi kuota. Seharusnya Ibu Kadis juga paparkan 6 sekolah yang minim kuotanya,” kata Louis Carl Scrhamm, di ruang komisi IV.

Schramm menyorot dampak jalur prestasi bagi siswa luar daerah.

“Artinya dari SMP lewat jalur prestasi orang dari luar Sulut bisa masuk sekolah di Sulut lewat jalur prestasi. Ini permasalahan indikator tersendiri yang harus kita perhatikan. Putra-putra daerah kita yang ada di daerah Nyiur melambai harus dikemanakan?” tegasnya.

Ia mengutip laporan kepala sekolah SMA top di Manado.

“Rombel yang lulus di SMA 1, 18 sekarang hanya 16. SMA 9, 17 rombel tahun lalu dan tahun ini sama,” ujar dua kepsek SMA top di Manado, seperti yang disampaikan Schramm.

Wakil Ketua Komisi IV itu mengingatkan agar Sulut tidak mengulangi masalah perguruan tinggi.

“Jangan sampai terjadi seperti Universitas Samratulangi seperti tahun lalu. Hal seperti ini harus diperhatikan ke depannya,” pungkas Louis Carl Schramm.

Catatan Schramm ini menjadi tekanan bagi Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi kuota, rombel, dan kebijakan jalur prestasi agar siswa putra daerah tetap mendapat ruang di sekolah favorit Sulut.

 

Exit mobile version