SITARO– Di momentum lahirnya Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA), Kabupaten Kepulauan Sitaro langsung mencatat sejarah empat putra-putrinya sukses menembus angkatan pertama pendidikan dokter yang resmi diluncurkan pemerintah.
Peluncuran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA) pada Kamis (11/6/2026) menjadi momen penting bagi dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Utara. Namun di balik seremoni besar tersebut, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) membawa kabar membanggakan.
Sebanyak empat putra-putri asal Sitaro dinyatakan lolos sebagai mahasiswa angkatan pertama Fakultas Kedokteran UNIMA. Capaian itu sekaligus menjadi catatan awal lahirnya calon tenaga medis dari daerah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan layanan kesehatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, SE, MM, hadir langsung dalam agenda launching yang berlangsung di Tondano. Ia didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sitaro, Harold Kalangit.
Peresmian Fakultas Kedokteran UNIMA dilakukan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, bersama Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi, termasuk Rektor UNIMA, Rektor Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), dan Rektor Universitas Klabat (UNKLAB).
Bagi Pemerintah Kabupaten Sitaro, keberhasilan empat calon mahasiswa tersebut dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya sektor kesehatan.
Plt Bupati Heronimus Makainas menyampaikan apresiasi atas keberhasilan putra-putri daerah yang mampu bersaing hingga diterima di fakultas bergengsi tersebut.
“Ini menjadi awal yang baik bagi lahirnya SDM kesehatan unggul dari Sitaro. Kami berharap mereka belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik daerah, dan suatu saat kembali mengabdikan diri bagi pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sitaro,” kata Makainas.
Pemkab Sitaro menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah yang sehat, maju, dan kompetitif.(***)

