BOLSEL– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan tak luput dari pengawasan ketat—Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara turun langsung memastikan makanan yang dikonsumsi siswa benar-benar layak, tepat sasaran, dan bebas masalah.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menerima kunjungan kerja jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dalam rangka monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (10/6/2026).
Kunjungan dipimpin Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut, Feri Tas SH, MHum, MSi, didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Tasrifin Muljana Abdul SH, MH, Kepala Cabang Kejari Kotamobagu di Dumoga Prima Poluakan SH, MH, beserta jajaran.
Rombongan disambut langsung Bupati Bolaang Mongondow Selatan H. Iskandar Kamaru SPt, MSi bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
Monitoring diawali dengan peninjauan langsung pelaksanaan MBG di SMP Negeri Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki. Tim memeriksa mekanisme penyediaan makanan, distribusi kepada siswa, hingga kesesuaian standar pelaksanaan program di lapangan.
Wakajati Sulut Feri Tas menegaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan program strategis nasional tersebut berjalan transparan dan memberi dampak nyata bagi peserta didik.
Menurutnya, MBG bukan sekadar pembagian makanan, tetapi bagian penting dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
“Program ini harus tepat sasaran, memenuhi standar gizi, dan benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak. Pengawasan bersama menjadi penting agar kualitas pelaksanaannya tetap terjaga,” ujar Feri Tas.
Menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, dan aparat penegak hukum dalam menjaga keberlangsungan program.
Sementara itu, Bupati Iskandar Kamaru mengapresiasi perhatian Kejati Sulut terhadap pelaksanaan MBG di wilayahnya. Ia menyebut monitoring tersebut menjadi dorongan positif bagi pemerintah daerah untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan program.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk memastikan program berjalan maksimal demi mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar anak-anak di Bolsel,” kata Iskandar.
Pemkab Bolsel, lanjut dia, berkomitmen mendukung seluruh agenda nasional di sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk peningkatan kualitas gizi peserta didik sebagai investasi generasi masa depan.(***)
