Manado Kembali Dipuji Pusat, Dua Pekan Berturut-Turut Raih Penghargaan Bergengsi

MANADO– Ketatnya pengawasan pusat terhadap birokrasi daerah, Pemerintah Kota Manado kembali mencetak prestasi dengan menyabet penghargaan bergengsi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), menegaskan posisi Manado sebagai salah satu daerah dengan tata kelola ASN terbaik.

Pemerintah Kota Manado kembali menorehkan capaian di tingkat nasional. Dalam dua pekan berturut-turut, kinerja birokrasi Pemkot Manado mendapat pengakuan dari pemerintah pusat melalui penghargaan atas pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).

Terbaru, pada Sabtu (6/6/2026), Kota Manado menerima penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menerapkan kebijakan profiling ASN melalui manajemen talenta, digitalisasi layanan kepegawaian, serta kepatuhan terhadap prosedur manajemen ASN.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Dr. Akhmad Syauki, SH, MH, kepada Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, MPH, didampingi Kepala BKPSDM Kota Manado Otniel Tewal, S.S., M.M. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian peringatan HUT BKN ke-78 yang dilaksanakan serentak secara nasional.

Di wilayah kerja BKN Regional XI yang mencakup Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Kota Manado tercatat sebagai salah satu pemerintah daerah terbaik dalam penerapan kebijakan pro karier ASN, bersama Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Halmahera Selatan.

Kepala BKN Regional XI Manado, Akhmad Syauki, menegaskan penghargaan tersebut bukan capaian yang mudah diraih. Menurutnya, terdapat 11 kategori penilaian ketat yang diawasi langsung oleh Tim Pengawasan dan Pengendalian BKN Pusat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kualitas manajemen ASN di instansi pemerintah,” ujar Syauki dalam sambutannya.

Capaian ini sekaligus memperkuat citra Pemerintah Kota Manado sebagai daerah yang terus memperbaiki kualitas tata kelola birokrasi berbasis merit dan digitalisasi pelayanan ASN.(***)