Anak-Anak Korban Banjir Bolmong Mulai Bangkit, Dony Lumenta Turun Tangan Pulihkan Trauma di TK Anugrah

BOLMONG– Di tengah luka akibat banjir bandang yang menyapu empat desa di Kecamatan Bolaang, senyum anak-anak perlahan dipulihkan bukan hanya lewat bantuan pangan, tetapi melalui upaya menghidupkan kembali ruang belajar yang sempat lumpuh.

Penanganan dampak banjir bandang di Kecamatan Bolaang terus dipacu Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Fokus tidak hanya tertuju pada pemulihan infrastruktur dan kebutuhan logistik, tetapi juga kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana.

Wakil Bupati Bolmong yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Bolmong, Dony Lumenta, turun langsung mengunjungi TK Anugrah di Desa Solimandungan Dua, Rabu (3/6/2026), untuk memastikan anak-anak korban banjir tetap mendapat perhatian, terutama dalam aspek pendidikan dan pemulihan trauma.

Dalam kunjungan itu, Dony menyerahkan bantuan berupa bahan pangan dan susu sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi anak usia dini pasca-bencana.

Namun, perhatian utama diarahkan pada pemulihan mental anak-anak melalui pendekatan trauma healing. Menurut Dony, sekolah harus kembali menjadi ruang aman agar anak-anak tidak terus terjebak dalam ketakutan akibat bencana.

“Meski berada dalam situasi sulit pasca-banjir, kegiatan belajar mengajar harus kembali berjalan. Sekolah dapat menjadi ruang pemulihan, tempat anak-anak kembali merasa nyaman dan perlahan melupakan trauma,” ujar Dony.

Wabup menilai, aktivitas belajar dan bermain memiliki peran penting untuk membangun kembali suasana ceria sekaligus membantu anak-anak beradaptasi setelah mengalami situasi darurat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, mulai dari anggota DPRD Bolmong, BPBD, Dinas Kominfo, unsur PUPR, UPTD Cabang Dinas Pendidikan Sulut di Bolmong, hingga relawan PMI.

Pemkab Bolmong bersama PMI memastikan penanganan pasca-bencana akan terus diperkuat, termasuk percepatan pemulihan fasilitas publik serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak.(***)

Exit mobile version