Bupati Michael Thungari Pimpin “Kaehe Buresi”, Sangihe Sulap Pesisir Jadi Panggung Kebersihan dan Budaya

oleh -20 Dilihat

SANGIHE– Ancaman sampah pesisir dan tantangan menjaga wajah kota, ribuan warga Sangihe turun ke jalan membersihkan pantai, menghidupkan budaya, hingga menyambut tamu kehormatan dari Amerika Serikat dalam satu momentum besar yang menyita perhatian.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar aksi besar bertajuk “Kaehe Buresi”, Sabtu (30/5/2026), yang dipadukan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) dan Parade 500 Bambu Nasi Jahe (Bahundak) di kawasan pesisir Tahuna.

Kegiatan dipusatkan di sepanjang jalur pesisir mulai dari Jembatan Towo-Tidore hingga Tanjung Apeng Sembeka, dengan dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M.

Sejak pagi, kawasan pantai berubah menjadi ruang kolaborasi warga. Jalan sehat massal dan aksi bersih-bersih sampah digelar di jalur hijau serta area pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan wajah kota.

Partisipasi masyarakat terlihat begitu besar. Jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, TNI/Polri, organisasi kepemudaan, komunitas pecinta alam, pelajar, hingga berbagai elemen masyarakat turun langsung dalam kegiatan tersebut.

Momentum ini juga mendapat perhatian khusus dengan hadirnya City Manager Kota Kemah, Texas, Amerika Serikat, Mr. Cesar Garcia. Kehadirannya disebut menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus bertukar pandangan mengenai pengelolaan kawasan pesisir dan kebersihan lingkungan perkotaan.

Suasana semakin meriah saat Jemaat GMIST Bethlehem Tahuna menghadirkan Parade 500 Bambu Nasi Jahe (Bahundak), kuliner khas yang menjadi simbol kebersamaan masyarakat Sangihe.

Tak sekadar parade makanan, kegiatan tersebut menjadi representasi kuat bagaimana budaya lokal ikut mengambil peran dalam membangun semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.(***)