BOLTARA– Tantangan ketahanan pangan dan tekanan efisiensi produksi, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mulai menanam masa depan pertanian dengan sistem modern berbasis teknologi tinggi.
Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., turun langsung melakukan penanaman benih padi menggunakan sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan varietas unggulan IPB 9G di Desa Busisingo, Kecamatan Sangkub.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS), program pertanian berbasis teknologi yang menjadikan Boltara sebagai daerah percontohan di Provinsi Sulawesi Utara.
PM-AAS dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pendekatan modern dengan menitikberatkan pada efisiensi, mekanisasi, dan sistem presisi, sehingga proses budidaya lebih cepat, terukur, dan produktif.
Untuk tahap awal, lahan percontohan disiapkan seluas dua hektar, masing-masing satu hektar di Desa Jambusarang, Kecamatan Bolangitang Barat, serta satu hektar lainnya di Desa Busisingo, Kecamatan Sangkub.
Langkah ini diharapkan menjadi titik awal transformasi sektor pertanian di Boltara menuju sistem budidaya yang lebih modern dan adaptif terhadap tantangan pangan di masa depan.(***)
