BOLTIM – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026, Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyiapkan 13 ekor hewan qurban untuk masyarakat.
Kegiatan penyerahan hewan qurban tersebut berlangsung di Mako Polres Boltim, Selasa (26/05/2026) pukul 10.00 Wita, dipimpin langsung oleh Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si. didampingi Wakapolres Boltim Kompol Verry A. Liutang, S.H., M.A.P.
Turut hadir dalam kegiatan itu para Pejabat Utama (PJU) Polres Boltim, Sangadi Buyat I, personel Polres Boltim, serta perwakilan penerima hewan qurban.
Prosesi diawali dengan pembukaan dan laporan panitia Perayaan Idul Adha 1447 H Polres Boltim, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolres sekaligus penyerahan simbolis hewan qurban kepada para penerima.
Dalam sambutannya, Kapolres Boltim menegaskan bahwa qurban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bagian dari nilai pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat.
“Momentum Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya berbagi kepada sesama. Semoga hewan qurban yang diserahkan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan semakin mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat,” ujar AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan.
Pada kesempatan tersebut, Polres Boltim menyerahkan dua ekor sapi secara simbolis kepada penerima qurban, masing-masing untuk masyarakat Desa Buyat I, Kecamatan Kotabunan, serta Pondok Pesantren Alkhairaat Desa Nuangan yang dipimpin oleh Majelis Zikir Ittihadul Umat Muhammad SAW, Alhabib Umar Bin Ali Assagaf.
Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur tampak mewarnai kegiatan tersebut. Setelah penyerahan qurban, acara dilanjutkan dengan foto bersama, penyampaian ucapan terima kasih dari perwakilan penerima, serta doa bersama.
Diketahui, pada perayaan Idul Adha tahun ini Polres Boltim menyiapkan total 13 ekor hewan qurban. Dari jumlah tersebut, 10 ekor akan disembelih di Mako Polres Boltim, sementara 1 ekor disembelih di Mako Polsek Kotabunan, dan sisanya disalurkan kepada masyarakat penerima qurban.
Kegiatan ini menjadi cerminan nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir melalui aksi sosial yang memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat. (**)

