Dorong Ketahanan Keluarga, Pertamina IT Makassar Gelar Kelas Parenting untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Makassar– Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat dengan menyelenggarakan kelas parenting bagi orang tua dan pendamping anak di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang anak, khususnya di kawasan pinggiran Makassar yang masih menghadapi berbagai tantangan sosial terkait perlindungan perempuan dan anak.

Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan komunitas Puanmakari (Perempuan Mandiri Anak Percaya Diri), yang selama ini aktif mendampingi perempuan dan anak, termasuk mengelola Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) sebagai ruang aman sekaligus sarana pembelajaran.

Sebanyak puluhan orang tua dan pendamping siswa SAPD mengikuti kegiatan ini. Materi disampaikan oleh psikolog dari UNICEF Kota Makassar, yang membahas pola asuh positif, komunikasi efektif dalam keluarga, serta pentingnya membangun kesehatan emosional anak sejak dini.

Selain penyampaian materi, peserta juga terlibat dalam sesi diskusi interaktif. Dalam forum tersebut, para orang tua berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengasuh anak, mulai dari persoalan komunikasi hingga pengaruh lingkungan sosial terhadap perkembangan anak.

Kegiatan ini juga menghadirkan Komunitas KITA Bhinneka Tunggal Ika yang membagikan praktik pemberdayaan perempuan dari berbagai daerah. Kehadiran komunitas ini membuka wawasan peserta tentang pentingnya peran perempuan dalam memperkuat ketahanan keluarga dan lingkungan sosial.

Inisiatif ini turut mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs, terutama poin kesetaraan gender, pendidikan berkualitas, serta penciptaan masyarakat yang inklusif dan aman.

Perwakilan manajemen Pertamina menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran kunci dalam membentuk karakter anak sekaligus menjadi benteng pertama dalam perlindungan perempuan dan anak. Oleh karena itu, edukasi parenting dinilai penting untuk memperkuat kapasitas orang tua dalam menghadapi dinamika sosial saat ini.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat sesi berbagi pengalaman. Program ini diharapkan menjadi awal dari meningkatnya kesadaran bersama akan pentingnya pengasuhan yang sehat serta perlindungan terhadap perempuan dan anak di lingkungan keluarga dan masyarakat.(*/lea)

Exit mobile version