Hadapi Momentum Idul Adha, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Sulawesi

oleh -252 Dilihat

Makassar-Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg dan BBM di Sulawesi Jelang Iduladha 1447 H
Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM dan LPG 3 kilogram di seluruh wilayah Sulawesi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur dan meningkatnya aktivitas konsumsi.
Penambahan pasokan mencakup wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, hingga Sulawesi Utara. Peningkatan distribusi dilakukan seiring prediksi naiknya kebutuhan energi masyarakat pada momen hari besar keagamaan.
Khusus LPG 3 kilogram, Pertamina menyiapkan tambahan penyaluran fakultatif pada 27 Mei 2026 sebanyak sekitar 406 ribu tabung. Selain itu, disiapkan pula extra dropping sekitar 252 ribu tabung yang akan disalurkan bertahap sesuai kebutuhan tiap daerah.
Adapun rincian tambahan LPG 3 kilogram meliputi:
Sulawesi Selatan: fakultatif sekitar 205 ribu tabung dan extra dropping sekitar 135 ribu tabung.
Sulawesi Tenggara: fakultatif sekitar 51 ribu tabung dan extra dropping sekitar 22 ribu tabung.
Sulawesi Barat: fakultatif sekitar 26 ribu tabung dan extra dropping sekitar 10 ribu tabung.
Sulawesi Tengah: fakultatif sekitar 31 ribu tabung dan extra dropping sekitar 43 ribu tabung.
Gorontalo: fakultatif sekitar 26 ribu tabung dan extra dropping sekitar 14 ribu tabung.
Sulawesi Utara: fakultatif sekitar 65 ribu tabung dan extra dropping sekitar 24 ribu tabung.
Selain LPG subsidi, Pertamina juga memperkuat stok BBM di Fuel Terminal dan SPBU di wilayah Sulawesi guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Iduladha.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pihaknya terus memantau distribusi energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Penambahan pasokan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tren konsumsi di masing-masing daerah,” ujarnya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta menggunakan produk subsidi secara tepat sasaran agar distribusi tetap merata.
Masyarakat yang mengalami kendala distribusi atau menemukan indikasi pelanggaran penyaluran BBM dan LPG subsidi dapat melapor melalui layanan Pertamina Contact Center 135.(*/lea)