BOLMONG — Angin segar mulai berhembus di tubuh Satuan Reserse Kriminal Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) usai pergantian pejabat Kasat Reskrim.
Perwira muda IPTU Hardy Yanto Daenk, S.Tr.K., S.I.K., yang baru dipercaya memimpin Satreskrim Polres Bolmong, langsung menunjukkan gaya kepemimpinan berbeda dengan mengedepankan komunikasi terbuka bersama insan pers di wilayah Totabuan.
Sejak resmi bertugas, IPTU Hardy Yanto Daenk memilih membangun kedekatan dengan wartawan sebagai langkah awal memperkuat sinergi antara kepolisian dan media.
Baginya, pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga transparansi serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Pendekatan humanis itu terlihat dari keterbukaan IPTU Hardy dalam menjalin komunikasi dengan para jurnalis.
Ia menilai hubungan harmonis antara kepolisian dan media memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bolaang Mongondow.
“Media adalah mitra strategis kepolisian dalam memberikan edukasi serta informasi kepada masyarakat. Karena itu komunikasi yang baik harus terus dijaga,” ujar IPTU Hardy Yanto Daenk.
Langkah tersebut pun mendapat respons positif dari kalangan wartawan di daerah Totabuan.
Di tengah derasnya arus informasi digital dan cepatnya penyebaran isu di media sosial, keterbukaan informasi dinilai menjadi kebutuhan penting agar masyarakat memperoleh berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.
Dalam pertemuan silaturahmi dan tatap muka bersama awak media yang digelar Pantai Bungin, Kasat Reskrim turut didampingi KBO Reskrim, Ipda Dickson R.M Tindas, S.H, Kanit Tipidter, Bripka Rizky Marsel Sudiro bersama Penyidik Tipidter serta Humas Polres Bolmong, Bripka Sutarwoto.
Sekadar diketahui, sebelum menjabat Kasat Reskrim Polres Bolmong, IPTU Hardy Yanto Daenk diketahui pernah bertugas di Polres Bengkulu Utara.
Ia juga sempat mengemban amanah sebagai Kapolsek Pondok Kelapa.
Pengalaman itu menjadi bekal penting bagi IPTU Hardy dalam membawa semangat profesionalisme sekaligus pendekatan yang lebih humanis di wilayah hukum Polres Bolaang Mongondow.
Kini, publik menaruh harapan besar di bawah kepemimpinannya. Tak hanya soal penegakan hukum yang tegas, tetapi juga hadirnya wajah kepolisian yang lebih terbuka, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat. (***)
