KOTAMOBAGU – Suasana khidmat menyelimuti lapangan apel Mapolres Kotamobagu, pada Senin (04/05/2026), saat Kapolres Kotamobagu, Irwanto, memimpin langsung Apel Jam Pimpinan yang diikuti pejabat utama, seluruh personel, hingga perwakilan Polsek jajaran.
Kapolres membuka arahannya dengan mengajak seluruh anggota untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan, sehingga dapat terus menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel selama sepekan terakhir.
Berbagai kegiatan yang mendapat perhatian positif antara lain pengamanan pertandingan sepak bola, razia knalpot tidak standar yang meresahkan warga, hingga program ketahanan pangan yang dijalankan fungsi Binmas.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran para Pejabat Utama (PJU) yang mampu menjadi teladan serta membangun sinergi solid dalam menjaga kondusifitas wilayah hukum Kotamobagu.
Namun demikian, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk tidak berpuas diri. Ia kembali menegaskan pentingnya menjaga jati diri sebagai insan Bhayangkara yang berpegang pada tiga pilar etika utama, yakni Etika Kenegaraan, Etika Kelembagaan, dan Etika Kemasyarakatan.
“Setiap tindakan, baik di dunia nyata maupun dunia maya, harus mencerminkan nilai-nilai tersebut. Ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tetap terjaga,” tegasnya.
Sorotan khusus juga diberikan terkait penggunaan media sosial oleh anggota. Menindaklanjuti atensi pimpinan Divisi Humas Polri, Kapolres mendukung kreativitas personel dalam membuat konten edukatif dan pesan kamtibmas.
Namun ia mengingatkan agar tidak melakukan siaran langsung (live streaming) di jam dinas untuk kepentingan pribadi yang tidak relevan dengan tugas kepolisian.
“Bijaklah bermedia sosial, karena setiap unggahan mencerminkan wajah institusi,” ujarnya mengingatkan.
Tak hanya menyentuh aspek kedinasan, Kapolres juga menunjukkan sisi humanis dengan memberikan wejangan terkait kesejahteraan keluarga dan pengelolaan keuangan. Ia mengimbau personel agar bijak dalam memanfaatkan pinjaman, serta mengarahkannya pada kebutuhan produktif.
Dalam arahannya, Kapolres bahkan membagikan konsep “Survival Ekonomi” yang menekankan pentingnya memiliki penghasilan tetap, membangun aset, serta memastikan aset tersebut mampu memberikan nilai tambah bagi masa depan keluarga.
Mengakhiri arahannya, Kapolres berpesan agar seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
“Menjadi polisi yang kompeten bukan hanya soal kemampuan fisik dan intelektual, tetapi juga tentang penampilan, sikap, dan pelayanan tulus kepada masyarakat. Jadilah personel yang prima, profesional, dan tetap rendah hati,” pungkasnya. (**)
